
Photo
JawaPos.com – Setelah bimbang ikut atau tidak, manajemen Persebaya Surabaya akhirnya memutuskan ambil bagian di ajang Liga 1 Putri 2019. Kewajiban setiap tim Liga 1 untuk mengikuti kompetisi putri musim depan menjadi pertimbangan.
Jika musim ini ikut berkompetisi, tim akan semakin matang pada kompetisi musim depan yang diikuti 18 klub. Sebelumnya, pada 23 September, manajemen Green Force –julukan Persebaya– mengirimkan surat mundur ke PSSI.
Sekretaris Persebaya Ram Surahman menjelaskan, tim sudah dibentuk. Posisi manajer akan diisi Ali Smith. Dia dianggap sudah berpengalaman. Sebab, Ali merupakan pemilik Haggana, salah satu klub internal Persebaya. ’’Sementara untuk pelatih, kandidatnya adalah Mamak Al Haddad,’’ kata Ram kepada Jawa Pos.
Soal pelatih, sejatinya tim boleh memakai pelatih dengan lisensi C. Tapi, Persebaya enggan memakai pelatih sembarangan. Mamak adalah sosok penuh pengalaman. Dia pernah melatih Persebaya dan Persija Jakarta. Tapi, saat dikonfirmasi soal apakah ada tawaran, Mamak enggan buka suara. ’’Jangan dulu lah. Nanti saja ya,’’ tuturnya.
Bagaimana dengan komposisi tim? Padahal, Persebaya mulai bermain pada 6 Oktober. Artinya, kurang dari satu pekan bagi Persebaya melakukan persiapan. Karena waktu yang mepet, manajemen berencana bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). ’’Di Unesa kan sudah ada tim putri. Jadi, nanti kami ambil pemain dari situ,’’ tambah Ram.
Unesa memang memiliki tim sepak bola putri. Mereka berasal dari fakultas ilmu olahraga. Untuk mewujudkan hal itu, hari ini rencananya perwakilan manajemen Persebaya bertemu dengan pihak rektorat Unesa. ’’Kami jajaki dulu nanti seperti apa,’’ tambah Ram.
Ram berharap ada simbiosis mutualisme antara Persebaya dan Unesa. Degan mengikuti kompetisi Liga 1 Putri, tim Unesa bisa makin berkembang. Apalagi, kompetisi tersebut sangat cocok untuk wadah pengembangan kemampuan pemain. Di sisi lain, mereka bisa membawa nama harum Kota Surabaya. ’’Jadi, sama-sama saling menguntungkan. Kami juga butuh cepat karena jadwal mepet,’’ tambah Ram.
Sesuai dengan undian, Persebaya bergabung dalam grup B. Mereka akan berhadapan dengan Arema FC, Bali United, Persipura Jayapura, dan PSM Makassar.
Liga 1 Putri musim ini menggunakan format empat seri. Setiap seri berlangsung enam hari dan memainkan empat pertandingan. Jadi, setiap peserta akan memainkan 16 laga sebelum dua tim terbaik grup melaju ke babak semifinal. Untuk semifinal dan final, akan diberlakukan sistem kandang dan tandang.
Pembagian Grup Liga 1 Putri 2019
Grup A
Persija Jakarta
Persib Bandung
Tira Persikabo
PSS Sleman
PSIS Semarang
Grup B
Bali United
Arema FC
Persebaya Surabaya
Persipura Jayapura
PSM Makassar

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
