Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Desember 2021 | 19.09 WIB

Salah Seorang Penyelamat Eriksen, Pernah Mengalahkan Taufik Hidayat

SOLIDARITAS: Para pemain Denmark membentuk tembok pelindung untuk paramedis yang tengah memberikan perawatan kepada Christian Eriksen di Stadion Parken, Kopenhagen (12/6). (WOLFANG RATTAY/VARIOUS SOURCES/AFP) - Image

SOLIDARITAS: Para pemain Denmark membentuk tembok pelindung untuk paramedis yang tengah memberikan perawatan kepada Christian Eriksen di Stadion Parken, Kopenhagen (12/6). (WOLFANG RATTAY/VARIOUS SOURCES/AFP)

JawaPos.com-Salah satu kejadian paling mengerikan di sepak bola dunia sepanjang 2021 terjadi pada laga Grup B Euro 2020 antara Denmark melawan Finlandia. Momen itu berlangsung di Parken Stadium, Copenhagen, 13 Juni 2021.

Bintang Denmark Christian Eriksen tiba-tiba kolaps, roboh, dan tak sadarkan diri sesaat sebelum babak pertama berakhir. Eriksen tidak bersentuhan dengan pemain manapun. Dia jatuh sendiri di lapangan.

Bintang Inter Milan itu langsung mendapatkan pertolongan medis. Wasit Anthoy Taylor dari Inggris kemudian menghentikan pertandingan. Para pemain Denmark secara proaktif langsung membentuk barisan untuk melindungi adegan menakutkan itu.

Mimik para pemain Denmark terlihat sangat terpukul. Beberapa bahkan menangis. Para pendukung Denmark juga menampakkan raut muka yang begitu sedih dan terpukul.

UEFA tetapi memutuskan laga tetap berjalan setelah Eriksen dilarikan ke rumah sakit. Apes bagi Denmark, pada menit ke-59 striker Finlandia Joel Pohjanpalo mengoyak gawang Kasper Smeichel lewat tandukannya.

Denmark punya kesempatan menyamakan kedudukan lewat penalti pada menit 74. Namun, lagi-lagi sial, gelandang Denmark Pierre-Emile Hojbjerg gagal menuntaskan tugasnya.

Kabar baik datang tiga hari setelah pertandingan. Eriksen selamat dan menyapa fans. Manajer timnas Denmark, Kasper Hjulmand adalah yang pertama mengabarkannya.

”Terima kasih. Aku tidak akan menyerah. Aku sudah merasa lebih baik. Tapi, aku masih ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada semuanya atas apa yang mereka lakukan kepadaku,” kata Hjulmand menirukan ucapan Eriksen dilansir Daily Star.

Di sisi lain, Boesen bersaudara, Anders dan Morten menjadi pahlawan penting yang ikut andil dalam menyelamatkan nyawa Eriksen. Mereka adalah dokter yang bertugas di lapangan.

Setelah menjalani 13 menit pertolongan yang mendebarkan dengan melakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) atau Resusitasi Jantung Paru (RJP). Juga melakukan sekali treatment defibrillation, Eriksen bisa sadar dan berada dalam kondisi stabil.

Tetapi, siapa yang nyana bahwa Anders dan Morten Boesen ternyata adalah mantan pemain bulu tangkis nasional Denmark. Salah satu kiprah terbaik Anders Boesen adalah ketika dia membekap pahlawan Indonesia Taufik Hidayat pada babak 16 besar All England 2001.

Setahun setelahnya, Taufik membalas kekalahan itu dengan mengalahkan Boesen pada semifinal Piala Thomas 2002. Laga itu berjalan dengan sangat epik. Boesen menang dua game lebih dulu. Namun, Taufik bangkit dan mengambil tiga game berikutnya dengan skor 6-8, 3-7, 7-5, 7-3, dan 7-1.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore