
Manchester City
JawaPos.com – Rekam jejak di media sosial saat ini bisa membuat seseorang berurusan dengan hukum. Hal itu menimpa gelandang Manchester City Bernardo Silva. Kemarin pemain asal Portugal tersebut terancam sanksi setelah FA (federasi sepak bola Inggris) mendakwanya atas unggahan di Twitter pada 22 September 2019 yang dianggap sebagai pelecehan rasial kepada rekan setimnya, Benjamin Mendy.
’’Aktivitas Bernardo diduga melanggar Aturan FA E3 ayat 1 karena berupa penghinaan dan/atau tidak pantas dan/atau mencemarkan permainan,’’ bunyi pernyataan resmi FA seperti dilansir Goal.
Unggahan Bernardo memang ambigu. Dia mengunggah foto masa kecil Mendy yang disandingkan dengan logo pabrikan permen cokelat Conguitos yang kebetulan berkulit hitam sama seperti Mendy. ’’Tebak siapa dia?’’ bunyi caption Bernardo. Tidak lama setelah unggahan itu viral, dia menghapusnya dan mengganti dengan cuitan lain. ’’Sekarang ini bercanda dengan teman sendiri pun tidak bisa. Kalian ini...,’’ cuit Bernardo lengkap dengan emotikon facepalm alias tepuk jidat.
Berdasar aturan FA, pemain yang divonis bersalah melakukan tindakan diskriminatif akan mendapatkan skors enam pertandingan. Tetapi, sanksi tersebut belum tentu langsung ditimpakan kepada Bernardo karena perkaranya terjadi di media sosial. Perkara itu akan diputuskan komisi regulator independen dan Bernardo wajib memberikan tanggapan untuk dakwaan FA paling lambat 9 Oktober 2019.
Kejadian tersebut membuat kontroversi Permen Karet –julukan Bernardo– pada awal bulan lalu kembali mencuat. Kala itu pemain 25 tahun tersebut tampak dalam sebuah video singkat bergurau mengenai warna kulit Mendy dengan bertanya mengapa Mendy telanjang. Padahal, Mendy sedang mengenakan kaus hitam.
Tactician The Citizens Pep Guardiola membela Bernardo dalam perkara itu. Eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut menjamin bahwa yang dilakukan Bernardo hanya lelucon. Keduanya bersahabat sejak sama-sama berkostum AS Monaco pada musim 2016–2017 sebelum hengkang ke City semusim berselang.
’’Jika sesuatu terjadi (Bernardo dihukum, Red), itu adalah kesalahan karena kepribadian Bernardo luar biasa. Unggahan tersebut bukan soal pelecehan rasial. Dia hanya mengambil foto masa kecil Benjamin dan membandingkannya dengan kartun itu (logo Conguitos, Red) yang kebetulan mirip dengan foto Mendy,’’ ucap Guardiola.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
