Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Oktober 2019 | 19.00 WIB

Bercanda dengan Mendy, Bernardo Silva Malah Kena Tuduhan Rasis

Manchester City - Image

Manchester City

JawaPos.com – Rekam jejak di media sosial saat ini bisa membuat seseorang berurusan dengan hukum. Hal itu menimpa gelandang Manchester City Bernardo Silva. Kemarin pemain asal Portugal tersebut terancam sanksi setelah FA (federasi sepak bola Inggris) mendakwanya atas unggahan di Twitter pada 22 September 2019 yang dianggap sebagai pelecehan rasial kepada rekan setimnya, Benjamin Mendy.

’’Aktivitas Bernardo diduga melanggar Aturan FA E3 ayat 1 karena berupa penghinaan dan/atau tidak pantas dan/atau mencemarkan permainan,’’ bunyi pernyataan resmi FA seperti dilansir Goal.

Unggahan Bernardo memang ambigu. Dia mengunggah foto masa kecil Mendy yang disandingkan dengan logo pabrikan permen cokelat Conguitos yang kebetulan berkulit hitam sama seperti Mendy. ’’Tebak siapa dia?’’ bunyi caption Bernardo. Tidak lama setelah unggahan itu viral, dia menghapusnya dan mengganti dengan cuitan lain. ’’Sekarang ini bercanda dengan teman sendiri pun tidak bisa. Kalian ini...,’’ cuit Bernardo lengkap dengan emotikon facepalm alias tepuk jidat.

Berdasar aturan FA, pemain yang divonis bersalah melakukan tindakan diskriminatif akan mendapatkan skors enam pertandingan. Tetapi, sanksi tersebut belum tentu langsung ditimpakan kepada Bernardo karena perkaranya terjadi di media sosial. Perkara itu akan diputuskan komisi regulator independen dan Bernardo wajib memberikan tanggapan untuk dakwaan FA paling lambat 9 Oktober 2019.

Kejadian tersebut membuat kontroversi Permen Karet –julukan Bernardo– pada awal bulan lalu kembali mencuat. Kala itu pemain 25 tahun tersebut tampak dalam sebuah video singkat bergurau mengenai warna kulit Mendy dengan bertanya mengapa Mendy telanjang. Padahal, Mendy sedang mengenakan kaus hitam.

Tactician The Citizens Pep Guardiola membela Bernardo dalam perkara itu. Eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut menjamin bahwa yang dilakukan Bernardo hanya lelucon. Keduanya bersahabat sejak sama-sama berkostum AS Monaco pada musim 2016–2017 sebelum hengkang ke City semusim berselang.

’’Jika sesuatu terjadi (Bernardo dihukum, Red), itu adalah kesalahan karena kepribadian Bernardo luar biasa. Unggahan tersebut bukan soal pelecehan rasial. Dia hanya mengambil foto masa kecil Benjamin dan membandingkannya dengan kartun itu (logo Conguitos, Red) yang kebetulan mirip dengan foto Mendy,’’ ucap Guardiola.

Editor: Mohammad Ilham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore