
Alfredo Tata jadi korban rasis setelah laga imbang Persebaya lawan Persib Bandung. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Ernando Ari geram setelah Alfredo Tata menjadi korban rasis di sosial media. Komentar rasis tersebut muncul setelah Persebaya Surabaya bermain imbang di melawan Persib Bandung pada 2 Maret lalu di Gelora Bung Tomo.
Salah satu akun fanbase @onlinepersebaya, mengabarkan bahwa Alfredo Tata menjadi korban rasis di kolom komentar akun Instagramnya. Dalam unggahan akun tersebut mereka memperlihatkan orang-orang yang memberikan komentar rasis.
"Pemain Persebaya Surabaya, Mikael Alfredo Tata mendapatkan berbagai komentar rasis diakun instagramnya. Tetap kuat, Tata," tulis caption @onlinepersebaya. Sebuah pesan singkat yang juga merupakan dukungan agar bek Persebaya tersebut bisa segera bangkit.
Melihat rekan setimnya menjadi korban rasis, beberapa pemain Persebaya memberikan dukungan agar Alfredo Tata bisa bangkit. Salah satunya datang dari kiper Persebaya, Ernando Ari.
Kiper berusia 24 tahun tersebut merasa geram dan sudah muak dengan komentar rasis yang kini menimpa Alfredo Tata. "Kenapa harus begini terus ??? Tidak ada ruang untuk rasis untuk apapun itu," tulis Ernando Ari di Instastory.
Selain itu, kiper kedua Persebaya, Andhika Ramadhani juga memberikan dukungan kepada pemain 21 tahun tersebut. "Kami ada untukmu Alfredo Tata," tulis caption kiper nomor punggung 52 di Instastory.
Tidak hanya dari rekan setim, dukungan untuk Alfredo Tata juga datang dari pemain lain. Seperti dari pemain kembar Malut United yaitu Yance dan Yakob Sayuri yang juga sama-sama dari Papua.
"Tetap kuat ade sayang," tulis dukungan dari Yance Sayuri di Instastory. "Tetap kuat cinta, tong bangga jadi orang Timur," ujar komentar dari Yakob Sayuri di Instastory.
Pada laga melawan Persib, Alfredo Tata bermain pada babak kedua di menit ke-54. Bek nomor punggung 15 tersebut menggantikan peran Riyan Ardiansyah dan bermain lebih menyerang.
Komentar rasis dari suporter kepada para pemain tidak boleh menjadi kewajiban. Karena apapun hasil pertandingan, sepak bola adalah olahraga yang menyenangkan dan bukan tempat untuk saling membenci.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
