Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Juni 2026 | 06.44 WIB

Komentar Gianni Infantino Soal Italia Absen di Piala Dunia FIFA Picu Perdebatan dan Sorotan Sepak Bola Global

Gianni Infantino (Instagram @gianni_infantino) - Image

Gianni Infantino (Instagram @gianni_infantino)

JawaPos.com – Komentar Presiden FIFA Gianni Infantino mengenai absennya tim nasional Italia dari Piala Dunia memicu perdebatan luas di kalangan sepak bola dunia.

Dilansir dari laman Il Messaggero pada Sabtu (13/6), Infantino menyebut kemungkinan Italia dapat lolos apabila format Piala Dunia diperluas menjadi 64 tim, bahkan melontarkan candaan tentang penambahan jumlah peserta hingga 228 negara.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026 dan dianggap sebagian pihak tidak tepat karena menyentuh kegagalan Italia yang telah tiga kali berturut-turut absen dari turnamen terbesar sepak bola dunia.

Ucapan Infantino langsung mendapatkan reaksi dari berbagai pihak di Italia yang menilai komentar tersebut tidak menghormati luka para pendukung Azzurri.

Kegagalan Italia tampil di Piala Dunia menjadi persoalan besar bagi masyarakat sepak bola negara tersebut, baik bagi penggemar, pengelola federasi, maupun pihak pemerintah.

Sejumlah tokoh sepak bola Italia menganggap pernyataan Presiden FIFA itu sebagai bentuk candaan yang kurang sensitif terhadap kondisi sepak bola Italia saat ini.

Infantino kemudian mencoba meredakan kontroversi dengan menegaskan bahwa dirinya selalu mendukung Italia dan berharap Azzurri kembali menjadi kekuatan utama dunia. Presiden FIFA juga menyatakan bahwa perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim pada 2026 merupakan upaya untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada negara-negara lain di berbagai kawasan.

Namun, pernyataan tersebut tetap menuai kritik karena dianggap menunjukkan pendekatan yang terlalu sederhana terhadap persoalan kualifikasi Piala Dunia.

Perdebatan mengenai komentar Infantino juga berkembang menjadi pembahasan tentang perluasan format Piala Dunia dari 32 menjadi 48 peserta. Perubahan tersebut memberikan tambahan kuota bagi konfederasi seperti Afrika, Asia, Amerika Utara, dan Oseania, sementara peningkatan jumlah wakil Eropa dinilai lebih terbatas.

Kebijakan itu disebut sebagai langkah FIFA untuk menciptakan kompetisi yang lebih inklusif sekaligus memperluas perkembangan sepak bola di berbagai wilayah dunia.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore