Bonek berharap Persebaya Surabaya terus konsisten sepanjang musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram @officialpersebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali menunjukkan ketangguhannya di Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Persis Solo. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (18/9), Persebaya Surabaya berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama. Kemenangan ini membawa Persebaya Surabaya semakin nyaman di puncak klasemen sementara dengan torehan 13 poin, membuat suasana di Surabaya mendadak ‘dingin’, seperti yang disampaikan oleh para netizen.
Di bawah kendali pelatih Paul Munster, Persebaya Surabaya berhasil mengunci kemenangan berkat performa ciamik Malik Risaldi yang tampil sebagai pahlawan dengan dua golnya di babak kedua. Pertandingan yang berlangsung penuh tensi ini menjadi salah satu laga yang sulit dilupakan oleh Bonek, julukan bagi para pendukung setia Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya sempat mengalami kesulitan di babak pertama ketika Persis Solo lebih dulu membuka keunggulan. Pada menit ke-15, Karim Rossi berhasil mencatatkan namanya di papan skor, mengejutkan tuan rumah dengan gol cepatnya yang membawa Persis unggul 1-0.
Namun, babak kedua menjadi panggung bagi Persebaya Surabaya untuk bangkit. Hanya dalam waktu 4 menit setelah peluit babak kedua dibunyikan, Persebaya Surabaya mampu menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang ini datang dari aksi Malik Risaldi, yang menerima umpan lambung akurat dari bek tangguh Slavko Damjanovic. Malik, dengan tenang mengontrol bola menggunakan dadanya sebelum melepaskan tembakan keras ke arah tiang atas gawang Persis. Gianluca Pandeynuwu, kiper Persis, tak kuasa menahan sepakan tersebut, sehingga skor pun berubah menjadi 1-1.
Tak puas dengan hasil imbang, Persebaya Surabaya terus menggempur pertahanan lawan. Empat menit berselang, tepatnya pada menit ke-51, Malik kembali menunjukkan ketajamannya. Gol kedua tercipta berawal dari eksekusi tendangan bebas Gilson Costa yang gagal diamankan sempurna oleh Gianluca. Bola muntah langsung disambut sontekan Malik, membawa Persebaya Surabaya berbalik unggul 2-1.
Pasca berbalik unggul, Persebaya Surabaya tak mengendurkan serangan. Pada menit ke-73, Green Force kembali mendapatkan peluang emas melalui situasi bola mati. Umpan dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Francisco Rivera mengarah tepat ke kepala Flavio Silva, namun sayangnya sundulannya masih melambung tipis di atas mistar gawang Persis.
Serangan demi serangan terus dilancarkan Persebaya Surabaya. Menit ke-82, Flavio Silva hampir mencetak gol ketiga bagi Persebaya Surabaya melalui aksi solo run-nya yang memukau. Ia berhasil melewati hadangan dari Eduardi Lecke, namun sayangnya tembakan akhir Flavio masih meleset dari sasaran.
Meski terus mendominasi, hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Persebaya Surabaya bertahan, mengantarkan Green Force meraih tiga poin penuh dan mendongkrak posisi mereka ke peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
Kemenangan Persebaya Surabaya atas Persis Solo ini tidak hanya meramaikan suasana di stadion, tetapi juga di dunia maya. Para netizen, terutama Bonek, tidak ketinggalan menyuarakan euforia mereka atas hasil positif yang diraih tim kebanggaan. Uniknya, kemenangan ini diibaratkan oleh banyak netizen sebagai penyebab ‘turunnya suhu’ di Surabaya, menyiratkan betapa tenangnya hati mereka usai kemenangan ini dan Persebaya Surabaya yang tengah berada di puncak klasemen Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Komentar seperti “Surabaya Dingin... ” menghiasi berbagai media sosial. Banyak yang beranggapan kemenangan ini membawa ‘angin segar’ dan suasana sejuk di Surabaya. Beberapa netizen bahkan menyebutkan bahwa dengan performa apik ini, Persebaya Surabaya seolah-olah sudah siap untuk mengangkat trofi Liga 1 Indonesia musim ini.
“Wes gak usah muluk-muluk, cukup menang Liga 1 wes apik ,” tulis seorang netizen di kolom komentar Instagram resmi Persebaya Surabaya.
Suasana di Surabaya yang konon dikenal dengan panasnya, justru berubah drastis setelah Green Force tampil luar biasa di laga melawan Persis. “Gini amat punya tim jago ,” tulis seorang fans dengan nada penuh kebanggaan.
Kemenangan ini tentu tak lepas dari tangan dingin pelatih Paul Munster. Mantan striker Linfield FC ini kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai arsitek ulung. Keputusannya untuk tetap bermain menekan meski sempat tertinggal menunjukkan karakter permainan Persebaya Surabaya yang atraktif dan menyerang.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
