Selebrasi Marselino Ferdinan. (@marselinoferdinan10)
JawaPos.com - Ketika sorotan terhadap penampilan Marselino Ferdinan di Piala Asia U23 mencuat, terjadi polarisasi antara pendapat suporter Indonesia dan fans dari negara lain, khususnya Vietnam. Marselino, mantan wonderkid Persebaya Surabaya, menjadi pusat perhatian setelah beberapa aksinya yang dianggap egois di lapangan, terutama dalam pertandingan melawan Irak U23.
Suporter timnas Indonesia U23 merasa kecewa dengan penampilan Marselino yang dinilai kurang tepat dalam mengambil keputusan. Kritikan tumpah ruah di media sosial, mengisyaratkan ketidakpuasan terhadap kontribusi pemain tersebut.
Namun, di tengah banjir kritik dari suporter Indonesia, muncul suara dukungan tak terduga dari fans Vietnam. Melalui beragam komentar di media sosial, sebagian fans Vietnam justru memuji penampilan Marselino Ferdinan.
Netizen Vietnam menyebut Marselino sebagai pemain yang agresif, dengan kemampuan berakting dan menunjukkan rasa sakit yang dianggap sebagai bentuk dedikasi. Mereka menggambarkan situasi di lapangan seperti adegan dalam film "Karate Kid", di mana pemain Indonesia dianggap berperan seperti guru dan murid, saling memuji saat menang dan menyalahkan saat kalah.
“Pemain nomor 7 Indonesia ini merupakan pemain yang sangat agresif. Dia sedikit berakting dan menunjukkan rasa sakit,” tulis netizen Vietnam.
“Tiba-tiba pelatih dan pemain Indonesia seperti guru dan murid di film Karate Kids. Kalau menang kita saling memuji dan kalau kalah kita saling menyalahkan,” tulis netizen Vietnam lainnya.
“Kemenangan adalah raja kekalahan adalah kutukan jelas menderita,” tulis netizen Vietnam.
“Banyak nonton pasti tahu kalau di antara pemain dalam negeri di Indonesia ini bermain bagus. Kalau bagi fans Indonesia tak perlu dikatakan kalau menang tapi kalau kalah kutukan dari pemain hingga pelatih. Pelatih sebelumnya juga dikutuk,” tulis netizen Vietnam.
Namun, tak semua fans Vietnam memberikan dukungan. Sebagian dari mereka juga turut mengkritik sikap egois Marselino dan menilai bahwa aksi-aksi tersebut sudah menjadi kebiasaan dalam setiap pertandingan. Mereka menunjukkan ketidakpuasan terhadap gaya bermain yang dianggap kurang menguntungkan tim.
“Orang ini selalu seperti itu di setiap pertandingan. ketika timnya tertinggal dia malah memainkan sepak bola yang buruk,” tulis netizen Vietnam.
“Di Vietnam jika Anda mengatakan (status Marselino Ferdinan) ini sepak bola anda akan berakhir,” tulis netizen Vietnam.
Meskipun demikian, dukungan dari fans Vietnam menunjukkan bahwa penampilan Marselino Ferdinan memicu beragam reaksi di luar dugaan. Hal ini memberikan gambaran bahwa evaluasi terhadap pemain tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga menjadi sorotan di mata dunia internasional.
Di sisi lain, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan wejangan kepada para pemain timnas Indonesia U23 untuk tetap bermain sebagai tim dan tidak menyerah, meskipun menghadapi kegagalan. Ia menekankan pentingnya semangat juang dan kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
