Marselino Ferdinan dan Rafael Struick jadi tumpuan lini depan Timnas Indonesia. (Instagram @marselinoferdinan10)
JawaPos.com — Babak pertama pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Filipina di Grup B Piala AFF 2024 berlangsung panas dan penuh drama. Duel yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12) ini masih belum menghasilkan gol dengan skor sementara 0-0.
Timnas Indonesia mencoba mengambil kendali permainan sejak menit awal. Umpan-umpan cepat yang dikombinasikan dengan serangan sayap menjadi senjata andalan Skuad Garuda untuk membongkar pertahanan Filipina.
Namun, Filipina menunjukkan perlawanan sengit dengan umpan-umpan silang yang berbahaya. Bahkan, lini pertahanan Indonesia mulai tertekan memasuki 10 menit terakhir paruh awal.
Petaka menimpa Filipina di menit kesembilan saat kiper utama mereka, Patrick Deyto, harus ditarik keluar akibat cedera. Quincy Kammeraad masuk menggantikannya dan langsung menghadapi tekanan dari lini serang Indonesia.
Meski begitu, rapatnya pertahanan Filipina membuat Timnas Indonesia kesulitan menembus kotak penalti. Arkhan Fikri beberapa kali mencoba peruntungan dengan tembakan dari luar kotak penalti.
Di menit ke-19, Asnawi Mangkualam menerima kartu kuning pertama untuk Timnas Indonesia. Pelanggaran keras itu membuat wasit tak ragu memberikan peringatan tegas kepada bek sayap andalan Skuad Garuda.
Filipina juga tak lepas dari kartu kuning ketika Paul Bismarck Tabinas melanggar pemain Indonesia di menit ke-25. Permainan keras dan tempo tinggi semakin terasa, mencerminkan pentingnya laga ini bagi kedua tim.
Statistik menunjukkan Filipina sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan 54 persen. Namun, Timnas Indonesia berhasil menciptakan lebih banyak peluang dengan empat tembakan, dibandingkan tiga tembakan milik Filipina.
Rafael Struick menjadi motor serangan Indonesia, terutama dari sisi kiri. Kecepatan dan kreativitasnya sering kali merepotkan lini belakang Filipina.
Di menit ke-33, Filipina kembali mendapatkan kartu kuning lewat Adrian Ugelvik. Wasit tampak cukup sibuk dengan banyaknya pelanggaran yang terjadi di babak pertama ini.
Peluang emas datang di menit ke-38 ketika Marselino Ferdinan melepaskan tembakan keras ke arah gawang Filipina. Sayangnya, bola hanya membentur tiang dan memantul menjauh, membuat suporter Indonesia di Stadion Manahan menahan napas.
Skor masih bertahan 0-0 hingga memasuki menit ke-40. Ketegangan semakin memuncak ketika pertandingan mendekati akhir babak pertama.
Insiden besar terjadi di menit ke-42 saat kapten Timnas Indonesia, Muhammad Ferrari, diusir keluar lapangan. Ferrari menerima kartu merah langsung setelah tertangkap menyikut pemain Filipina dalam duel udara.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
