Khamis Al Marri, wasit Qatar yang pimpin duel Timnas Indonesia vs Jepang. (AFP/Karim Jaafar)
JawaPos.com - AFC kembali menunjuk Khamis Al Marri, wasit asal Qatar, untuk memimpin laga penting Timnas Indonesia melawan Jepang dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Penunjukan ini menarik perhatian mengingat Al Marri pernah memimpin laga yang sama saat Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Jepang di fase grup Piala Asia 2023.
Pada pertandingan sebelumnya, Al Marri memberikan lima kartu kuning, di mana tiga di antaranya diterima pemain Timnas Timnas Indonesia, yaitu Rafael Struick, Jordi Amat, dan Justin Hubner.
Keputusan-keputusan Al Marri pada laga itu menuai kritik dari publik Timnas Indonesia yang menilai ketatnya keputusan wasit sebagai kurang adil.
Khamis Al Marri, kelahiran 1984, merupakan wasit berpengalaman yang lebih banyak bertugas di kawasan Timur Tengah, khususnya Qatar.
Berdasarkan data Transfermarkt, Al Marri jarang ditugaskan di laga internasional di luar Timur Tengah, kecuali dalam ajang resmi seperti Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.
Selain itu, Al Marri juga baru satu kali memimpin laga pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yakni pertandingan Australia melawan Lebanon pada Maret 2024.
Di laga itu, Australia menang 2-0 meski lawannya berasal dari kawasan Timur Tengah yang sama dengan Al Marri.
Kontroversi seputar netralitas wasit sempat disoroti PSSI setelah laga antara Bahrain dan Timnas Indonesia pada 10 Oktober 2024, di mana keputusan wasit dianggap tidak adil bagi Timnas Indonesia.
Kekecewaan publik muncul ketika kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna karena keputusan wasit yang dirasa merugikan.
Merespons hal tersebut, PSSI segera mengajukan protes resmi kepada AFC melalui Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, dalam acara konferensi di Seoul, Korea Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Yunus Nusi meminta AFC untuk menunjuk wasit yang benar-benar netral demi menjaga sportivitas laga yang berlangsung di babak ketiga kualifikasi.
Namun, penunjukan Khamis Al Marri untuk laga krusial antara Timnas Indonesia melawan Jepang kembali mengundang perhatian publik.
Banyak yang mempertanyakan apakah netralitas Al Marri bisa terjaga dalam laga yang memiliki dampak besar terhadap peluang Timnas Indonesia melaju ke babak selanjutnya.
Sebagai wasit asal Qatar, Al Marri dianggap memiliki kedekatan dengan negara-negara Timur Tengah, yang membuatnya jarang memimpin laga FIFA Matchday di luar kawasan tersebut.
Namun, keputusannya dalam memimpin laga-laga Asia selama ini kerap menuai kontroversi, terutama saat bertugas di laga-laga penting yang melibatkan negara-negara non-Timur Tengah.
AFC sendiri menilai pengalaman Al Marri di level Asia menjadi pertimbangan utama dalam penunjukannya, meski rekam jejaknya di laga Timnas Indonesia sebelumnya mendapat kritikan.
Harapan PSSI agar laga ini berjalan dengan objektif dan adil tampaknya perlu diuji, mengingat pengalaman sebelumnya yang dianggap kurang menguntungkan bagi Timnas Indonesia.
Penunjukan Al Marri sebenarnya merupakan langkah AFC untuk menjaga profesionalitas dan netralitas wasit dalam laga-laga besar.
Akan tetapi, publik Timnas Indonesia yang pernah melihat ketatnya keputusan Al Marri masih mempertanyakan apakah keputusannya akan tetap netral di laga nanti.
Kekhawatiran soal keberpihakan wasit memang menjadi hal yang sulit dihindari dalam laga penting seperti ini.
Timnas Indonesia, yang tengah berjuang lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya, membutuhkan dukungan dari segi teknis dan kepemimpinan wasit yang benar-benar objektif.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
