POTENSI KEMBALI: Rizky Ridho kencang dikabarkan akan kembali ke Persebaya Surabaya untuk memperkuat Persebaya Surabaya musim depan bersama Paul Munster. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya, tim yang telah mengukir sejarah panjang dalam kancah sepak bola Indonesia, kembali menarik perhatian publik dengan performa uniknya di musim ini dalam kompetisi BRI Liga 1 2023-2024. Pekan ke-30 menjadi momentum penting bagi Green Force, karena mereka berhasil meraih kemenangan berharga atas rival abadi, Arema FC, dalam derbi Jatim dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan tersebut bukan hanya sekadar tiga poin, tetapi membawa Persebaya Surabaya berada di persimpangan antara dua zona yang sangat berbeda: Championship Series dan zona degradasi. Saat ini, mereka menempati posisi ke-10 dalam klasemen dengan mengumpulkan 39 poin, hanya terpaut delapan poin dari tim-tim yang berada di empat besar, dan juga delapan poin dari zona degradasi.
Menariknya, dua rival utama Persebaya Surabaya, yakni Madura United dan Arema FC, juga berasal dari Jawa Timur. Saat ini, Madura United menduduki posisi keempat klasemen dengan 47 poin, sementara Arema FC, yang berada di peringkat ke-16, merupakan tim teratas dalam zona degradasi dengan 31 poin.
Peluang Persebaya Surabaya untuk masuk ke zona Championship Series masih terbuka, meskipun harus melewati rintangan yang tidak mudah. Tim-tim di atas mereka seperti Barito Putera, Persis Solo, Dewa United, Persik Kediri, dan PSIS Semarang, juga tengah memperebutkan posisi di zona tersebut.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga belum aman dari ancaman degradasi. Jika mereka menderita kekalahan dalam empat laga tersisa, bisa jadi mereka akan turun ke zona degradasi. Arema FC, meskipun saat ini berada dalam posisi yang sulit, masih memiliki peluang untuk mengejar Persebaya Surabaya jika mereka berhasil meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.
Sampai pekan ke-30, delapan tim Liga 1 telah dipastikan bertahan di divisi tersebut, sedangkan dua tim lainnya akan menyusul Persikabo 1973 untuk bermain di Liga 2 musim depan. Ini berarti masih ada sembilan tim yang tengah berjuang untuk bertahan di Liga 1 musim depan, termasuk Persebaya Surabaya.
Green Force akan menghadapi laga-laga berat dalam empat pertandingan sisa musim ini. Mereka akan bertemu dengan tim-tim papan atas seperti Dewa United, Persib Bandung, Bali United, dan Persik Kediri. Pertanyaannya, apakah Persebaya Surabaya mampu bangkit dan masuk ke zona empat besar, atau justru akan menderita kekalahan dalam empat laga tersisa?
Sisa laga Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini:
Persebaya Surabaya vs Dewa United FC
Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya vs Bali United FC
Persebaya Surabaya vs Persik
Tantangan besar menanti Persebaya Surabaya dalam sisa musim ini. Dalam menghadapi lawan-lawan tangguh, Green Force harus menunjukkan ketangguhan dan determinasi untuk meraih hasil yang diinginkan. Dukungan dari para suporter setia juga menjadi modal penting bagi tim ini untuk menghadapi ujian terakhir dalam kompetisi ini.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
