
Tragedi Kanjuruhan by Antara Foto Ari Bowo Sucipto
JawaPos.com - Satu tahun setelah Tragedi Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan duka keluarga korban tidak akan pernah hilang.
Menurutnya meski ketua PSSI dan pemerintah sudah melakukan sejumlah upaya, hal itu tetap tidak akan pernah bisa menghilangkan duka pada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
Pernyataan itu disampaikan Erick Thohir usai menghadiri kegiatan 'Rek Ayo Rek Dolen Karo Pak ET' di Surabaya, Sabtu (30/9).
"Kami sudah melakukan sejumlah upaya namun apapun yang kami lakukan untuk keluarga yang ditinggalkan, tidak pernah menghilangkan kedukaannya, tinggal bagaimana semuanya saling menjaga dan mendorong transformasi yang lebih baik," ungkapnya, dikutip JawaPos.com dari Antara, Minggu (1/10).
Adapun upaya yang dimaksud Erick Thohir itu berkaitan dengan bantuan-bantuan sosial terhadap keluarga korban.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah sudah menyalurkan bantuan.
Bahkan menurutnya hal itu sudah dilakukan sejak dirinya menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
"Saya rasa pemerintah daerah pada saat peristiwa Kanjuruhan itu juga turut membantu, Pemprov Jatim Bu Khofifah, Pemkab Malang, pemerintah pusat, sudah mendorong bantuan," terangnya.
"Saya pun sebelum jadi ketua PSSI sudah mendorong bantuan," sambungnya.
Lebih lanjut, Erick Thohir mengaku sangat memahami betul bahwa tuntutan keluarga korban adalah proses hukum terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan tersebut.
Namun menurutnya keputusan proses hukum terhadap orang-orang tersebut bukan ranah PSSI.
Pihaknya hanya bisa menghukum orang-orang tersebut dengan cara tidak boleh beraktifitas di sepakbola seumur hidup.
"Kemarin sudah ada putusan dari MA, harus kami pastikan itu terjadi, karena yang bisa memutuskan bukan PSSI. Oleh karena itu kami bekerja sama dengan aparat penegak hukum, kami hanya bisa menghukum dengan larangan mengikuti aktifitas sepakbola selamanya," ucapnya.
Seperti diketahui, Tragedi Kanjuruhan terjadi pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya 1 Oktober 2022 lalu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
