Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Oktober 2015 | 05.10 WIB

Madrid Dilanda Cedera, Dokter Ini jadi Kambing Hitam

Jesus Olmo - Image

Jesus Olmo

JawaPos.com - Kambuhnya cedera robek otot soleus di betis kiri Gareth Bale seolah menjadi momen untuk mengkritisi kinerja Jesus Olmo selaku dokter tim. 



Sebagai pemain yang terkenal di Real paling dekat dengan Olmo, Bale justru mengalami cedera yang sama sebanyak lima kali sejak Agustus 2013 silam. 



Padahal, dibandingkan dengan saat pemain Real yang mengalami cedera, hanya kepada Bale-lah Olmo langsung turun tangan. Sedangkan pemain yang lain hanya ditangani oleh empat fisioterapis di bawah Olmo, Ximo Mas, Mikel Arremberi, Felix Fernandez, dan Vitor Pimenta. 



Logikanya kalau pemain paling sering dia rawat saja tidak terbebas dari badai cedera, lalu bagaimana dengan pemain lainnya? Itulah yang membuat para pemain Real berang dan di bawah komando kapten tim Sergio Ramos, mereka tidak menginginkan Olmo yang sudah dua musim di Santiago Bernabeu itu untuk masuk dalam dressing room. 



Sebagaimana yang diberitakan di Marca, para penggawa El Real tidak menyukai metode pemulihan cedera yang diterapkan Olmo. Peitisi dukungan yang disebarkan Ramos pun mendapatkan dukungan penuh dari semua rekannya di Real. 



"Dalam waktu dekat, petisi itu akan diserahkan kepada Jose Angel Sanchez (CEO Real, Red)," sebut salah satu sumber di Real.



Bukan hanya Bale, kegagalan metode pemulihan yang diterapkan oleh dokter spesialis rehabilitasi dan traumatologi olahraga itu juga tidak mampu memulihkan cedera pemain Real lainnya. Bahkan, James Rodriguez tidak kunjung sembuh setelah 41 hari berkutat dengan cedera robek otot paha kirinya. 



Tercatat, dalam dua bulan pertama Real saja sudah ada tujuh pemain yang bolak-balik keluar masuk meja operasi. James dan Dani Carvajal belum pulih sampai sekarang. Salah satu sumber di Real menyebut bahwa metode pemulihan cedera yang dilakukan dokter dari RS Quiron, Madrid itu kurang tepat. 



Sama seperti dengan julukannya 'Dr Stretching', Olmo menekankan gerakan-gerakan peregangan atau stretching sebagai metode untuk memulihkan cedera panjang. Metode itu yang kurang disetujui para pemain Real. 



Resistensi pemain Real itu makin meninggi begitu Olmo berkuasa penuh untuk meminta Presiden Real Florentino Perez memecat fisioterapis yang dekat dengan pemain, Pedro Chueca, pada musim panas lalu. 



Kekuasaan penuh Olmo disebut-sebut juga menjadi penyebab lengsernya Carlo Ancelotti dari kursi pelatih Real. Marca menyebut, ada konspirasi busuk Olmo yang membisikkkan rumor negatif tentang Don Carletto kepada para petinggi Real. Termasuk Perez. Saat itu, Olmo menyalahkan metode latihan Ancelotti sebagai penyebab badai cedera Real selama musim 2014-2015. 



Secara terpisah, pelatih Rafael Benitez kepada AS menyebut kemungkinan adanya friksi di dressing room bisa saja terjadi. 



"Mengendalikan pemain dari 14 kewarganegaraan yang berbeda,, lumrah saja kalau ada perbedaan. Tidak mudah untuk mengendalikannya. Tapi, saya tegaskan lagi, tidak ada apa-apa dengan dressing room kami," tegasnya. (ren/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore