Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 April 2017 | 23.06 WIB

Presiden Malaga Dikecam Karena Sebut Catalan Sampah

Abdullah Nasser Al Thani bersama pelatih Malaga, Michel. - Image

Abdullah Nasser Al Thani bersama pelatih Malaga, Michel.

JawaPos.com - Presiden Malaga, Abdullah Nasser Al Thani, menyulut kontroversi dengan menyebut kalimat "sampah Catalan" dalam sebuah interaksi di Twitter. Hal itu membuat kubu Barcelona, yang berbasis di Catalunya, langsung mengecam.


Pernyataan itu diucapkan Al Thani kala ditanya soal persaingan Barcelona dan Real Madrid menuju titel juara Divisi Primera La Liga. Seperti diketahui, Real Madrid dan Barcelona tengah bersaing ketat dalam perburuan gelar juara. 


Saat ini kedua tim mengoleksi poin sama. Namun, Real Madrid memiliki jumlah pertandingan lebih banyak. Malaga akan menjadi lawan Real Madrid pada pekan terakhir di Estadio La Rosaleda. 


Sekadar informasi, Malaga akan menjamu Real Madrid pada jornada 38 LaLiga, 21 Mei mendatang. Sebelumnya, Malaga pernah membungkam Barcelona dengan skor 2-0 di Estadio La Rosaleda (9/4). Selepas kemenangan itu, Michel sempat mengaku senang bisa membantu mantan timnya, Real Madrid, dengan cara mengalahkan Barcelona.


Suporter Barcelona mulai meragukan sikap profesional Malaga mengingat keberadaan legenda Real Madrid, Michel, di kursi pelatih. Kekhawatiran itu disampaikan para Cules kepada Al Thani melalui Twitter.


Al Thani menjawab pertanyaan tersebut dengan santai: “Melalui bantuan Tuhan kami akan mampu (mengalahkan Real Madrid),” tulisnya di akun Twitter @ANAALThani. Dilanjutkan dengan kontroversial pengusaha asal Timur Tengah itu. “Tapi, sampah Catalonia tidak akan mencium aroma gelar juara liga setelah kebohongan mereka tentang Michel”.


Pernyataan itu yang lantas membuat kubu Barcelona gerah. Bahkan, mereka langsung mengeluarkan penryataan resmi yang meminta Komite Kompetisi dan Departemen Integritas La Liga bersama Dewan Tertinggi Anti Kekerasan dalam Olahraga untuk menyikapi pernyataan tersebut.


“Klub mengungkapkan penolakan dan kemarahannya mengenai isi tweet itu. Tindakan intu jelas melanggar prinsip fair play, etika, dan legalitas, yang mengatur olahraga kita,” tulis pernyataan resmi Barcelona.


Melihat ucapannya di Twitter mulai mengundang kontroversi, Al Thani kembali muncul untuk membuat klarifikasi. Dia membantah pernyataan itu merujuk kepada sikap membela Real Madrid atau merendahkan Barcelona.


“Saya mengacu pada pers dari komunitas (Catalonia) yang mengatakan bahwa Michel akan melepas pertandingan itu dan mengantarkan mereka (Real Madrid) ke titel juara La Liga. Ini tidak bisa diterima. Kami tidak menjual pertandingan dan saya menuntut permintaan maaf dari pers,” tegas Al-Thani cuitan terbarunya.


“Saya tak akan menarik ucapan saya. Itu yang saya pelajari dari hidup,” sambungnya. (ira/JPG)

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore