
PSM Makassar menang 1-0 atas Persebaya Surabaya lewat gol bunuh diri Yuran Fernandes. Bernardo Tavares mengakui keberuntungan berpihak kepada PSM. (Persebaya)
JawaPos.com – Apes betul Yuran Fernandes. Bek Persebaya Surabaya itu "memberikan" kemenangan kepada mantan timnya, PSM Makassar. Bek asal Tanjung Verde itu membuat gol bunuh diri pada menit ke-74. Gol tersebut membawa PSM menang 1-0 atas Persebaya dalam laga di Stadion Gelora B. J. Habibie, Parepare, kemarin (22/10) sore.
Nahasnya, itu menjadi kekalahan perdana Green Force musim ini. Sekaligus kekalahan pertama dari PSM dalam enam pertemuan terakhir. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menerima hasil tersebut dengan lapang dada.
"Kadang, dalam sepak bola, bisa terjadi hal seperti ini. Maksud saya, PSM jauh lebih beruntung dari kami," kata pelatih berusia 46 tahun itu dalam konferensi pers seusai laga. Menurutnya, PSM nyaris tidak memiliki peluang pada babak kedua. "Tapi mereka bisa mencetak gol karena gol bunuh diri yang dilakukan oleh Yuran. Jadi, saya ucapkan selamat kepada PSM," terang Tavares.
Wajar jika Tavares menyebut PSM lebih beruntung. Tengok saja statistik laga tersebut. Lagi-lagi, Green Force lebih unggul dari lawannya. Mereka mencatatkan penguasaan bola hingga 55 persen.
Green Force juga melepaskan delapan tembakan. Bandingkan dengan PSM yang hanya melepaskan lima tembakan.
Sejatinya, Green Force berpeluang menyamakan kedudukan. Sebab, mereka mendapat hadiah penalti pada menit ke-90+3. Itu setelah Agung Mannan melanggar Risto Mitrevski di kotak penalti. Eksekusi pertama yang dilakukan Alex Martins berhasil ditepis.
Namun, tendangan penalti harus diulang karena kiper PSM, M. Ardiansyah, terlihat melangkah lebih dulu sebelum penalti dilakukan.
Sialnya, eksekusi kedua yang dilakukan Alex kembali digagalkan Ardiansyah.
"Kami lebih banyak menciptakan peluang. Bahkan, kami juga mendapatkan tendangan penalti. Tapi sayang, gagal berbuah gol. Sekali lagi saya katakan, hal-hal seperti ini kadang bisa terjadi," tegas pelatih asal Portugal itu.
M. Ardiansyah mendapat banyak pujian. Kiper PSM itu dianggap sebagai pahlawan kemenangan karena berhasil menepis dua eksekusi penalti Alex Martins. Lantas, apa yang membuat kiper berusia 23 tahun itu mampu tampil apik?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022