Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Oktober 2026 | 14.46 WIB

Bernardo Tavares Berkilah PSM Lebih Beruntung, Persebaya Kalah 1-0

PSM Makassar menang 1-0 atas Persebaya Surabaya lewat gol bunuh diri Yuran Fernandes. Bernardo Tavares mengakui keberuntungan berpihak kepada PSM. (Persebaya) - Image

PSM Makassar menang 1-0 atas Persebaya Surabaya lewat gol bunuh diri Yuran Fernandes. Bernardo Tavares mengakui keberuntungan berpihak kepada PSM. (Persebaya)

JawaPos.com – Apes betul Yuran Fernandes. Bek Persebaya Surabaya itu "memberikan" kemenangan kepada mantan timnya, PSM Makassar. Bek asal Tanjung Verde itu membuat gol bunuh diri pada menit ke-74. Gol tersebut membawa PSM menang 1-0 atas Persebaya dalam laga di Stadion Gelora B. J. Habibie, Parepare, kemarin (22/10) sore.

Nahasnya, itu menjadi kekalahan perdana Green Force musim ini. Sekaligus kekalahan pertama dari PSM dalam enam pertemuan terakhir. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menerima hasil tersebut dengan lapang dada.

"Kadang, dalam sepak bola, bisa terjadi hal seperti ini. Maksud saya, PSM jauh lebih beruntung dari kami," kata pelatih berusia 46 tahun itu dalam konferensi pers seusai laga. Menurutnya, PSM nyaris tidak memiliki peluang pada babak kedua. "Tapi mereka bisa mencetak gol karena gol bunuh diri yang dilakukan oleh Yuran. Jadi, saya ucapkan selamat kepada PSM," terang Tavares.

Wajar jika Tavares menyebut PSM lebih beruntung. Tengok saja statistik laga tersebut. Lagi-lagi, Green Force lebih unggul dari lawannya. Mereka mencatatkan penguasaan bola hingga 55 persen.

Green Force juga melepaskan delapan tembakan. Bandingkan dengan PSM yang hanya melepaskan lima tembakan.

Ogah Salahkan Alex Martins

Sejatinya, Green Force berpeluang menyamakan kedudukan. Sebab, mereka mendapat hadiah penalti pada menit ke-90+3. Itu setelah Agung Mannan melanggar Risto Mitrevski di kotak penalti. Eksekusi pertama yang dilakukan Alex Martins berhasil ditepis.

Namun, tendangan penalti harus diulang karena kiper PSM, M. Ardiansyah, terlihat melangkah lebih dulu sebelum penalti dilakukan.

Sialnya, eksekusi kedua yang dilakukan Alex kembali digagalkan Ardiansyah.

"Kami lebih banyak menciptakan peluang. Bahkan, kami juga mendapatkan tendangan penalti. Tapi sayang, gagal berbuah gol. Sekali lagi saya katakan, hal-hal seperti ini kadang bisa terjadi," tegas pelatih asal Portugal itu.

Ardiansyah Jadi Pahlawan

M. Ardiansyah mendapat banyak pujian. Kiper PSM itu dianggap sebagai pahlawan kemenangan karena berhasil menepis dua eksekusi penalti Alex Martins. Lantas, apa yang membuat kiper berusia 23 tahun itu mampu tampil apik?

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran, PSM, Persebaya
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore