Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14.43 WIB

Bernardo Tavares Kerja Keras di Thailand! Persebaya Surabaya Dapat 2 Oleh-oleh Mahal

Bernardo Tavares menyiapkan Persebaya Surabaya menghadapi musim 2026-2027 dengan tambahan amunisi baru jelang perayaan 100 tahun klub. (ILeague) - Image

Bernardo Tavares menyiapkan Persebaya Surabaya menghadapi musim 2026-2027 dengan tambahan amunisi baru jelang perayaan 100 tahun klub. (ILeague)

 
JawaPos.com — Persebaya Surabaya membawa dua target penting dari pemusatan latihan (TC) di Thailand, yakni membangun kekompakan skuad dan memperkuat mentalitas pemain sebelum menghadapi Super League 2026/2027.

Pelatih Bernardo Tavares memanfaatkan kebersamaan selama TC untuk membentuk tim yang lebih solid sekaligus siap menghadapi tekanan kompetisi resmi.

Mengapa kekompakan menjadi target utama?

Kekompakan menjadi salah satu oleh-oleh penting yang ingin dibawa Persebaya Surabaya dari Thailand karena para pemain memiliki kesempatan lebih besar untuk menghabiskan waktu bersama.

Situasi tersebut dimanfaatkan Bernardo Tavares untuk membangun hubungan yang lebih dekat di dalam skuad, bukan hanya ketika pemain berada di lapangan.

Selama menjalani TC di Thailand, pemain tidak sekadar bertemu ketika latihan atau pertandingan berlangsung.

Mereka menghabiskan waktu bersama hampir 24 jam sehingga kesempatan untuk saling mengenal, memahami karakter, dan membangun komunikasi menjadi jauh lebih besar dibandingkan rutinitas ketika berada di Indonesia.

“Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan. Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam," ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

“Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun.”

Menurut Bernardo, hubungan yang kuat antarpemain bisa menjadi modal penting ketika Persebaya Surabaya menghadapi situasi sulit dalam kompetisi.

Ia ingin para pemain memiliki rasa saling percaya dan tidak hanya mengandalkan kemampuan individu ketika pertandingan berjalan tidak sesuai harapan.

“Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan pentingnya TC di Thailand sebagai ruang untuk memperkuat fondasi internal tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Baca Juga:Hindari Pelanggaran Merugikan! Kontrol Emosi Persebaya Surabaya Jadi PR Bernardo Tavares

Apa mentalitas yang ingin dibangun Bernardo Tavares?

Selain kekompakan, Bernardo Tavares menjadikan pembentukan mentalitas sebagai target kedua Persebaya Surabaya selama berada di Thailand.

Pelatih asal Portugal itu ingin seluruh anggota skuad memahami peran masing-masing sekaligus memiliki kemauan untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi tim.

Mentalitas tersebut dinilai penting karena Persebaya Surabaya baru saja meraih keberhasilan di turnamen pramusim.

Pencapaian itu tidak boleh berhenti sebagai sekadar prestasi pramusim, melainkan harus menjadi modal psikologis untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027.

Bernardo ingin para pemain membawa semangat sebagai pemenang ketika memasuki kompetisi resmi.

Baginya, menjadi pemenang bukan hanya persoalan hasil pertandingan, tetapi juga kemampuan setiap pemain menjalankan tanggung jawab dan menjadi rekan setim yang bisa diandalkan.

“Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim,” pungkas Bernardo Tavares.

“Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik.”

Baca Juga:Target Main Intensitas Tinggi! Bernardo Tavares Siap Memasak Skuad Persebaya Surabaya di Thailand

Dua bekal untuk menghadapi Super League 2026/27

TC di Thailand akhirnya memiliki arti lebih luas bagi Persebaya Surabaya karena fokus Bernardo Tavares tidak berhenti pada aspek fisik.

Kebersamaan dan mentalitas menjadi dua bekal yang ingin ditanamkan sebelum Green Force memasuki persaingan kompetisi musim baru.

Kebersamaan di luar lapangan diharapkan membuat hubungan antarpemain semakin kuat ketika pertandingan berlangsung.

Sementara itu, mentalitas pemenang dibutuhkan agar setiap anggota skuad mampu memberikan kontribusi maksimal dan tetap saling mendukung ketika tim menghadapi tekanan.

Kedua aspek tersebut saling berkaitan dalam membentuk tim yang solid.

Pemain yang memahami karakter rekan setim sekaligus memiliki mentalitas untuk berjuang bagi tim akan lebih siap menghadapi berbagai situasi sepanjang kompetisi.

Bernardo Tavares pun memanfaatkan waktu selama TC untuk membangun fondasi tersebut secara bertahap.

Dengan pemain yang bersama hampir 24 jam, pelatih berlisensi UEFA Pro itu memiliki ruang lebih besar untuk membentuk hubungan, komunikasi, serta pola pikir yang diinginkannya.

Bagi Persebaya Surabaya, oleh-oleh dari Thailand bukan hanya hasil latihan atau peningkatan kondisi pemain.

Bernardo Tavares ingin tim pulang membawa kekompakan dan mentalitas kuat sebagai bekal menghadapi kerasnya Super League 2026/2027.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore