
Selebrasi pemain Persebaya Surabaya usai merobek gawang Port FC di Piala Presiden 2026, Sabtu (1/8/2026). Green Force Tantang Arema FC di semifinal. (Dok. X Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Port FC 2-1. Laga di Stadion Gelora Bung Tomo itu juga diwarnai kartu merah mantan kapten Persebaya, Bruno Moreira, serta cedera Alex Martins menjelang pertandingan berakhir.
Hasil Persebaya Surabaya vs Port FC memastikan persaingan semifinal Piala Presiden 2026 semakin menarik karena mempertemukan empat tim besar. Persebaya Surabaya akan menghadapi Arema FC sebagai runner-up Grup A, sementara Persija Jakarta selaku runner-up Grup B bertemu Persib Bandung yang keluar sebagai juara Grup A.
Port FC langsung mengambil kendali permainan sejak dua menit pertama, sementara Persebaya Surabaya belum sekalipun menyentuh bola. Reza Arya kemudian menjadi pemain penting pada menit ke-3 setelah melakukan penyelamatan dari ancaman pertama Port FC yang mencoba membuka keunggulan lebih cepat.
Persebaya Surabaya baru mencatat tembakan tepat sasaran pada menit ke-6 melalui Miguel Pereira yang melepaskan sepakan dari jarak dekat. Bola masih mampu ditepis kiper Port FC, Falkesgaard, tetapi momen tersebut menjadi tanda Green Force mulai menemukan celah lewat serangan balik.
Memasuki menit ke-7, Port FC masih lebih dominan dalam penguasaan permainan, tetapi Persebaya Surabaya tampil rapi saat bertahan dan mengandalkan skema counter attack. Yann Mabella kemudian memperoleh peluang pada menit ke-9 melalui tandukan di depan gawang, tetapi bola pantulannya belum mengarah ke gawang Falkesgaard.
Port FC akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-29 melalui Issam setelah Reza Arya lebih dulu menggagalkan sundulan Bordin. Bola muntah hasil penyelamatan tersebut langsung disambar Issam dengan tendangan first touch yang membuat Port FC unggul 1-0 atas Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons tekanan tersebut karena Miguel Pereira mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-39. Pemain baru Green Force itu melepaskan tendangan dari sudut sempit di sela-sela bek Port FC sekaligus mengecoh Falkesgaard sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum setelah kedua tim gagal menambah gol pada sisa babak pertama. Persebaya Surabaya tetap menunjukkan ancaman lewat serangan balik, sedangkan Port FC lebih banyak menguasai permainan sejak awal pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo.
Persebaya Surabaya melakukan perubahan besar pada awal babak kedua dengan menarik Reza Arya dan memasukkan Ernando Ari di posisi penjaga gawang. Alex Martins dan Ramadhan Sananta juga dimainkan sehingga Green Force memiliki dua penyerang di lini depan, sementara Yuran Fernandes ditarik keluar dari lapangan.
Pergantian tersebut langsung berbuah hasil hanya satu menit setelah babak kedua dimulai karena Alex Martins membawa Persebaya Surabaya unggul 2-1. Gol itu diawali umpan Francisco Rivera yang kemudian diteruskan Yusuf Meilana sebelum disambut Alex Martins untuk menaklukkan pertahanan Port FC.

Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026, Bruno Moreira Siap Hadapi Teror Bonek!
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026, Kesempatan Terakhir Macan Kemayoran ke Semifinal
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
