
Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto menyiapkan komposisi pemain berbeda untuk menghadapi Persebaya Surabaya pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dok. PSMS)
JawaPos.com - Duel Persebaya Surabaya melawan PSMS Medan pada lanjutan Piala Presiden 2026 bakal berjalan sengit. Sebab pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (29/7/2026) pukul 19.30 WIB tersebut diwarnai aroma klasik.
Ya, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin di Grup B, namun juga menghadirkan nuansa nostalgia. Dua klub legendaris yang telah lama menjadi bagian penting perjalanan sepak bola Indonesia akan kembali bertemu di lapangan.
PSMS terakhir kali menghadapi Persebaya pada 2018 lalu. Kala itu, Ayam Kinantan sempat mengalahkan Bajul Ijo dengan skor 4-0 di Stadion Teladan. Setelah itu, kedua tim tidak pernah bertemu karena beda divisi.
Di atas kertas, PSMS diprediksi akan kesulitan mengalahkan Persebaya. Sebab sang lawan merupakan tuan rumah. Selain itu, Persebaya juga memiliki modal bagus usai mengalahkan Persija Jakarta pada pertandingan pertama. Sedangkan PSMS takluk dari Port FC di laga perdana.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto mengatakan timnya siap menghadapi Persebaya. Namun dia mengakui akan melakukan perubahan komposisi pemain. Menurutnya, pertandingan ini masih menjadi bagian dari program pramusim sehingga seluruh pemain harus memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kualitas masing-masing.
"Laga ini masih menjadi bagian dari pramusim kami. Masih ada beberapa pemain yang belum mendapat kesempatan bermain dan mereka akan kami turunkan sebagai persiapan menuju Liga 2. Kami juga ingin melihat perkembangan pemain asing yang sedang trial sekaligus memantapkan tim," kata Eko Purdjianto, Selasa (28/7/2026).
Mantan asisten pelatih Persis Solo itu menjelaskan rotasi dilakukan bukan hanya untuk membagi beban fisik pemain, melainkan sebagai proses evaluasi agar tim pelatih memiliki gambaran menyeluruh terhadap kekuatan skuad sebelum kompetisi resmi bergulir.
"Kita akan melakukan rotasi pemain. Ini bagian dari pramusim dan proses pematangan tim. Ada beberapa pemain yang belum bermain dan mereka akan mendapat kesempatan saat menghadapi Persebaya. Begitu juga pada pertandingan berikutnya melawan Persija," ujar pria yang melakoni musim kedua bersama PSMS itu.
Meski menurunkan susunan pemain berbeda, Eko menegaskan PSMS tetap datang dengan semangat bersaing. Dia ingin anak asuhnya mampu memberikan perlawanan maksimal menghadapi salah satu tim papan atas Liga 1 yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
"Kami ingin menunjukkan permainan terbaik. Kami tahu Persebaya adalah tuan rumah dan memiliki kualitas yang bagus. Kami memiliki dua hari untuk mempersiapkan pertandingan ini dan waktu tersebut kami manfaatkan semaksimal mungkin," ucapnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
