
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman saat sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Timnas Indonesia mengawali Piala AFF 2026 menghadapi Kamboja. John Herdman optimistis Garuda mampu membuka peluang mengakhiri puasa gelar. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Piala AFF sudah bergulir selama tiga dekade. Indonesia enam kali menembus final, tetapi belum sekali pun mampu menjadi juara.
Karena itu, target mengakhiri puasa gelar kembali diusung skuad Garuda pada Piala AFF 2026. Edisi ke-16 turnamen dua tahunan tersebut menjadi kesempatan lain bagi Indonesia untuk mematahkan penantian panjang yang telah berlangsung selama 30 tahun.
Jalan menuju target itu dimulai dengan menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A malam ini di Stadion Pakansari, Bogor. Pertandingan disiarkan langsung RCTI mulai pukul 20.30 WIB. Indonesia percaya diri mampu mengawali turnamen dengan kemenangan.
Optimisme menyambut laga perdana itu bukan tanpa alasan. Di bawah racikan pelatih John Herdman, Timnas Indonesia mulai menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Dalam empat pertandingan internasional pertamanya, Herdman membawa Indonesia meraih tiga kemenangan dan hanya sekali kalah. Garuda mengalahkan Saint Kitts and Nevis (4-0), Oman (3-0), serta Mozambik (1-0). Satu-satunya kekalahan terjadi saat menghadapi Bulgaria dengan skor tipis 0-1.
Yang lebih menarik, Indonesia hanya kebobolan satu gol dalam empat pertandingan tersebut. Tiga clean sheet menjadi sinyal bahwa organisasi pertahanan dan koordinasi antarlini mulai terbentuk.
Progres itu terus diasah selama hampir tiga pekan pemusatan latihan di Bali menjelang Piala AFF 2026. Herdman tidak hanya membangun pola permainan, tetapi juga memperkuat hubungan antarpemain agar fondasi tim semakin kokoh.
"Mengenai persiapan, semuanya berjalan baik. Para pemain membangun ikatan selama berada di Bali. Semangat tim sangat bagus. Secara taktis kami melihat adanya perkembangan. Tim semakin kompak, baik di dalam maupun di luar lapangan," ujar pelatih asal Inggris itu.
Pada Piala AFF 2026, Herdman tidak memanggil mayoritas pemain Indonesia yang berkarier di Eropa. Hanya Marselino Ferdinan dan Justin Hubner yang masuk dalam skuad. Selain karena turnamen ini tidak masuk kalender FIFA sehingga klub tidak wajib melepas pemain, Herdman juga ingin menjadikan ajang ini sebagai momentum membangun fondasi tim bersama para pemain yang telah mengikuti pemusatan latihan sejak awal.
Karena itu, fokus utama selama di Bali bukan sekadar menyiapkan strategi menghadapi Kamboja. Mantan pelatih Timnas Kanada itu juga membangun identitas permainan, chemistry, dan budaya baru di dalam tim.
Pendekatan tersebut diamini kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata. Menurut dia, hampir seluruh program latihan di Bali diarahkan untuk membangun koneksi antarpemain serta hubungan yang lebih kuat dengan staf pelatih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022