Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2026 | 16.33 WIB

Jangan Banyak Protes! Peringatan Bernardo Tavares ke Pemain Persebaya Surabaya Koleksi 4 Kartu Kuning Lawan Persija Jakarta

Pemain Persebaya Surabaya Yuran Fernandes sempat terlibat aksi lawan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026 dan mendapatkan kartu kuning. (Persebaya) - Image

Pemain Persebaya Surabaya Yuran Fernandes sempat terlibat aksi lawan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026 dan mendapatkan kartu kuning. (Persebaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya mendapat sorotan dari pelatih Bernardo Tavares setelah mengoleksi empat kartu kuning saat mengalahkan Persija Jakarta 1-0 pada laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7) malam.

Pelatih Persebaya asal Portugal itu meminta pemain Green Force lebih disiplin dan tidak banyak melakukan protes yang berpotensi merugikan tim. Menurut Bernardo Tavares, Kemenangan atas Persija Jakarta memang menjadi awal positif bagi Persebaya Surabaya dalam turnamen pramusim piala presiden tersebut.

Namun, Bernardo Tavares menilai masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Persebaya Surabaya mengamankan tiga poin di piala presiden melalui gol bunuh diri pemain Persija Jakarta pada menit ke-64.

Gol tersebut tercipta setelah tekanan tinggi Alex Martins membuat lini belakang lawan kehilangan konsentrasi dan melakukan kesalahan di area pertahanan sendiri.

Mengapa Bernardo Tavares Soroti Empat Kartu Kuning Persebaya Surabaya?

Bernardo Tavares menilai empat kartu kuning yang diterima pemain Persebaya Surabaya dalam laga melawan Persija Jakarta menjadi catatan penting. Menurut dia, beberapa kartu muncul akibat tindakan yang sebenarnya bisa dihindari, terutama terkait reaksi pemain terhadap keputusan wasit.

"Saya rasa situasi ini (menerima 4 kartu kuning). Saya sudah berbicara dengan Yuran dan juga dengan seluruh pemain, dan sebelum pertandingan, saya telah membahas hal ini," ujar Bernardo Tavares, Minggu (26/7).

Pelatih yang sebelumnya menangani PSM Makassar itu meminta para pemain lebih mampu mengontrol emosi ketika berada di lapangan. Bernardo ingin anak asuhnya tidak mudah terpancing karena kartu kuning dapat menjadi masalah ketika kompetisi berjalan panjang.

“Berhati-hatilah, jangan banyak protes, berhati-hatilah dengan perilaku di lapangan, karena sangat mudah untuk mendapatkan kartu kuning,” tegas Bernardo Tavares.

Menurut Bernardo, disiplin bukan hanya berkaitan dengan strategi bertahan atau menyerang, tetapi juga bagaimana pemain menjaga sikap selama pertandingan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun tim yang siap bersaing di Super League 2026/2027.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore