
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengakui persiapan timnya masih singkat setelah kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya membuka perjalanan di Grup B Piala Presiden 2026 dengan mengalahkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7). Green Force mengamankan tiga poin berkat gol bunuh diri Radovan Pankov pada menit ke-63,
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong, mengakui timnya terkendala waktu persiapan yang singkat menghadapi turnamen pramusim tersebut. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persebaya Surabaya dalam persaingan Grup B Piala Presiden 2026.
Meski gagal membawa timnya meraih hasil positif, Shin Tae-yong tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Persija Jakarta yang dinilai telah bekerja keras sepanjang pertandingan.
Shin Tae-yong mengawali konferensi pers dengan mengucapkan selamat kepada Persebaya Surabaya yang berhasil meraih kemenangan. Menurut dia, laga berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama masih berada dalam tahap membangun performa menjelang kompetisi resmi musim 2026/2027.
"Pertama-tama, kepada tim yang memenangkan pertandingan hari ini Persebaya tim yang menang, saya ucapkan selamat," ujar Shin Tae-yong, Minggu (26/7).
“Kedua tim pemain juga telah bekerja sangat keras dalam pertandingan, proses persiapan kami agak singkat, sehingga prosesnya cukup sulit bagi kedua belah pihak (Persebaya dan Persija). Tetapi saya sangat berterima kasih kepada para pemain kami karena telah memberikan yang terbaik," ucap Shin Tae-yong.
Pelatih asal Korea Selatan itu menilai kondisi tersebut bukan hanya dialami Persija Jakarta, tetapi juga Persebaya Surabaya. Karena itu, dia lebih memilih melihat pertandingan sebagai bagian dari proses membangun kekompakan tim dibanding hanya berfokus pada hasil akhir.
Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta langsung bermain agresif sejak menit awal. Persija Jakarta lebih dahulu menciptakan peluang pada menit kesembilan melalui Victor Jonson Benjamin Dethan yang memanfaatkan kerja sama dengan Witan Sulaeman, tetapi upaya tersebut masih mampu diamankan lini pertahanan Green Force.
Pertandingan berlangsung keras dengan Toni Firmansyah menerima kartu kuning pada menit kelima. Persija Jakarta kemudian menyusul melalui kartu kuning untuk Witan Sulaeman pada menit ke-13 dan Agi Firmansyah pada menit ke-20.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
