Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juli 2026 | 14.19 WIB

Bukan Proyek Bikin Candi Semalam! Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta Sepakat Bangun Skuad di Piala Presiden 2026

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares dan pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong sama-sama memanfaatkan Piala Presiden 2026 untuk mematangkan skuad sebelum Super League 2026/2027 dimulai. (Persebaya, Persija) - Image

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares dan pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong sama-sama memanfaatkan Piala Presiden 2026 untuk mematangkan skuad sebelum Super League 2026/2027 dimulai. (Persebaya, Persija)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya akan menghadapi Persija Jakarta pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7) pukul 19.30 WIB. Kedua tim sama-sama memandang turnamen pramusim ini sebagai momentum membangun fondasi skuad menuju Super League 2026/2027, bukan sekadar mengejar hasil instan.

Persaingan di Piala Presiden 2026 memang selalu menghadirkan gengsi tinggi. Namun, bagi Persebaya Surabaya maupun Persija Jakarta, kemenangan bukan satu-satunya tolok ukur karena proses pembentukan tim masih menjadi prioritas utama.

Mengapa Persebaya Surabaya Lebih Memilih Proses daripada Hasil?

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan Piala Presiden 2026 merupakan bagian penting dari persiapan menghadapi kompetisi resmi musim depan. Green Force ingin memanfaatkan setiap pertandingan untuk mengukur perkembangan permainan sekaligus menyempurnakan berbagai aspek yang masih terus dibangun.

Persebaya Surabaya tergabung di Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC asal Thailand. Setiap pertandingan dinilai menjadi kesempatan berharga untuk melihat perkembangan tim setelah menjalani masa persiapan yang relatif singkat.

"Piala Presiden kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi," ujar Bernardo Tavares.

“Tentu kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi kami juga harus realistis melihat kondisi tim yang masih dalam proses pembentukan. Banyak pemain belum mencapai kondisi ideal, sehingga kami membutuhkan waktu untuk menyempurnakan semuanya," ungkap dia.

Pelatih asal Portugal itu mengakui Persebaya Surabaya baru memasuki fase awal pramusim. Karena itu, latihan tidak hanya difokuskan pada peningkatan kebugaran, tetapi juga mulai menanamkan prinsip-prinsip permainan yang akan menjadi identitas tim sepanjang musim.

"Kami baru memasuki fase pramusim. Waktu persiapan masih sangat singkat. Fokus kami bukan hanya meningkatkan kondisi fisik pemain, tetapi juga mulai menerapkan prinsip-prinsip taktik yang akan digunakan sepanjang musim. Semua aspek harus berkembang secara bersamaan," terang Bernardo Tavares.

Banyak Wajah Baru Masih Beradaptasi

Perubahan komposisi skuad membuat proses adaptasi menjadi pekerjaan besar bagi staf pelatih. Sejumlah pemain baru masih membutuhkan waktu untuk memahami sistem permainan sekaligus membangun chemistry dengan rekan setim.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore