
Alex Martins merayakan gol sundulan yang membawa Persebaya Surabaya unggul 1-0 atas PSIS Semarang pada babak pertama Anniversary Game 99 di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com – Alex Martins memang baru bergabung dengan Persebaya Surabaya. Namun, bomber asal Brasil itu optimistis mampu memberikan kontribusi maksimal bagi Green Force.
Kepercayaan dirinya semakin meningkat setelah laga anniversary game melawan PSIS Semarang pada 19 Juli lalu. Pada laga itu, mantan striker Dewa United itu langsung mencetak gol pada laga debutnya.
“Gol ini tentu memberikan tambahan kepercayaan diri untuk saya. Tapi yang paling penting adalah bagaimana kami terus berkembang sebagai tim,” kata Alex, dikutip dari laman Persebaya.id.
Setelah itu, Green Force akan tampil di Piala Presiden 2026. Ajang pramusim tersebut menjadi kesempatan bagi Alex untuk membuktikan kualitasnya agar bisa mendapatkan posisi inti di tim. Sebab, Persebaya juga memiliki dua penyerang lainnya, yakni Ramadhan Sananta dan Yann Mabella. Nama terakhir juga menyumbang satu gol saat menghadapi PSIS.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, meyakini para pemain asing barunya mampu menunjukkan performa terbaik.
“Saya pikir, setiap orang punya potensi untuk berkembang lebih baik lagi. Saya melihat hal-hal baik dari mereka. Tapi untuk saat ini, yang perlu ditingkatkan adalah kondisi fisik mereka,” kata pelatih berusia 46 tahun itu dalam konferensi pers pada 19 Juli lalu.
Untuk meningkatkan kondisi fisik pemain, tim pelatih menggelar tes Countermovement Jump (CMJ). Tes tersebut digunakan untuk mengukur berbagai aspek kapasitas fisik pemain.
“Tes CMJ menjadi salah satu instrumen penting bagi kami untuk memantau kondisi fisik pemain. Melalui tes ini, kami bisa mendapatkan data yang akurat mengenai kapasitas neuromuskular, tingkat kelelahan, serta kesiapan pemain untuk menjalani latihan maupun pertandingan,” tutur pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho, dikutip dari laman Persebaya.id.
Pelatih asal Portugal itu menjelaskan bahwa tim pelatih telah memiliki data kondisi fisik pemain sejak awal masa persiapan. Hasil tes CMJ kemudian dibandingkan dengan data tersebut untuk melihat perubahan kondisi fisik masing-masing pemain.
“Dari sana kami bisa mengetahui apakah pemain berada dalam kondisi optimal, mengalami kelelahan, atau memiliki risiko cedera,” ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022