
M. Basri saat masih aktif melatih. (istimewa)
JawaPos.com - Dunia sepak bola Indonesia kembali berduka. Pelatih legendaris Muhammad Basri atau yang lebih dikenal sebagai M. Basri dikabarkan telah meninggal dunia.
Kepergian sosok kelahiran Makassar, 5 Oktober 1942 tersebut menjadi kehilangan besar bagi sepak bola nasional, terutama bagi keluarga besar Arema FC yang pernah merasakan sentuhan emasnya.
Nama M. Basri memiliki tempat tersendiri dalam sejarah Arema. Di bawah kepemimpinannya, klub berjuluk Singo Edan berhasil meraih gelar juara Galatama musim 1992-1993.
Prestasi tersebut menjadi trofi liga pertama dalam sejarah Arema sekaligus menjadi fondasi lahirnya tradisi juara yang terus dikenang hingga sekarang.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan rasa belasungkawa atas wafatnya mantan pelatih yang menjadi bagian penting perjalanan klub asal Malang tersebut.
Menurut Yusrinal, M. Basri bukan hanya pelatih yang sukses memberikan prestasi, tetapi juga sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.
Ia menilai keberhasilan membawa Arema menjadi juara Galatama merupakan warisan berharga yang akan selalu dikenang oleh Aremania.
Baca Juga:Jelang Piala Presiden 2026, Arema FC Pererat Sinergi dengan Media dan Beberkan Kesiapan Tim
Karier M. Basri di dunia sepak bola dimulai sebagai pemain. Ia pernah membela Timnas Indonesia pada ajang Asian Games 1962 dan turut mengantarkan PSM Makassar meraih gelar juara Kompetisi Perserikatan pada musim 1964-1965 dan 1965-1966.
Kesuksesannya semakin bersinar ketika beralih menjadi pelatih. M. Basri pernah membawa Persebaya Surabaya menjadi juara Perserikatan 1977, kemudian meraih sejumlah gelar Galatama bersama Niac Mitra pada 1981, 1982, dan 1986.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022