
Arema FC perkuat sinergi dengan media jelang Piala Presiden 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Arema FC memanfaatkan momen jelang keberangkatan menuju Piala Presiden 2026 untuk mempererat hubungan dengan para jurnalis peliput di Malang. Lewat agenda bertajuk Ngopi Bareng sekaligus media gathering yang digelar pada Selasa (21/7), manajemen Singo Edan menyampaikan apresiasi kepada media sekaligus berbagi cerita mengenai kesiapan tim menghadapi turnamen pramusim.
Kegiatan yang berlangsung setelah sesi latihan tim tersebut berlangsung santai dan penuh keakraban. Sejumlah jajaran manajemen hadir, di antaranya General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi, Manajer Operasional Sudarmaji, Chief Business & Commercial Officer (CBO) Irma Prianti, Head Public Relations & Marketing Communication Munif Wakid, Head of Media & Publication Stenly Rehardson, Media Officer Erfani, serta dua pemain senior, Dendi Santoso dan Robi Darwis.
Dalam kesempatan itu, Yusrinal Fitriandi mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang selama ini konsisten mengikuti perjalanan Arema FC. Menurut dia, media memiliki peran penting sebagai penghubung antara klub dan Aremania maupun masyarakat luas.
Baca Juga:Debut Manis Bersama Persebaya di Usia 16 Tahun, Bernardo Tavares Minta Dava Yunna Tetap Rendah Hati
Dia juga meminta doa agar perjalanan Singo Edan di Piala Presiden 2026 berjalan lancar dan mampu meraih hasil terbaik. Selain itu, Yusrinal mengungkapkan bahwa persiapan Arema FC kali ini jauh lebih baik dibanding musim lalu.
Seluruh pemain sudah bergabung sejak awal sehingga tim pelatih memiliki waktu yang cukup untuk menjalankan program latihan secara maksimal. "Alhamdulillah, seluruh pemain sudah berdatangan sejak Juli sehingga persiapan tim berjalan sesuai rencana," ujar Yusrinal.
Yusrinal juga membagikan cerita yang sebelumnya belum banyak diketahui publik. Menurut dia, Arema FC sempat tidak masuk dalam daftar awal peserta Piala Presiden 2026.
Baca Juga:Bhayangkara FC Siapkan Tim Baru untuk Musim 2026/27, Awan Setho hingga Ferarri Tetap Bertahan
Saat itu, informasi yang diterima manajemen menyebutkan turnamen akan berlangsung di Medan dan Arema tidak termasuk tim undangan. Situasi kemudian berubah ketika muncul kabar Persib Bandung berpotensi mundur karena jadwal yang padat. Dari situ Arema mendapat undangan untuk mengisi slot peserta.
Namun, perkembangan berikutnya membuat kedua klub sama-sama tampil di turnamen, bahkan dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara. Pengalaman musim lalu juga menjadi evaluasi penting bagi manajemen.
Ketika itu, pelatih dan beberapa pemain baru bergabung saat tim sudah berada di lokasi turnamen sehingga persiapan dinilai kurang ideal. Kini kondisinya berbeda. Pemain lokal sudah mulai berkumpul sejak akhir Juni, disusul program fisik pada awal Juli.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
