
Aggy Eka Ressy pun tergerak mewujudkan impian lamanya: menjadi musisi. (Dok. Pribadi)
JawaPos.com - Pertama Dengar, Gali Freitas Langsung Puji “Menuju Kamu”.
Setelah perusahaan agensi pemainnya bisa dibilang telah autopilot, Aggy Eka Ressy pun tergerak mewujudkan impian lamanya: menjadi musisi. Kini sejumlah nama besar di Super League dia ageni, tapi saat awal memulai, Aggy mengaku, pengetahuannya tentang sepak bola nol.
Sebelum dikenal sebagai salah satu agen pemain asing dan lokal di Super League serta Championship, nama Aggy Eka Ressy sempat dikenal di skena underground Kota Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya pada era 2000-an, ketika musik pop punk merajai Kota Lumpia dan berbagai wilayah di Indonesia.
Bersama bandnya, Momolicious, Aggy dan dua personel lainnya memiliki beberapa lagu yang cukup dikenal. Namun, karena memainkan musik yang kurang populer, Momolicious perlahan meredup seiring menurunnya animo terhadap musik pop punk.
Momolicious bubar, Aggy pun banting setir. Sempat menjadi pegawai kantoran, pada 2019 dia menerjuni dunia agensi pemain sepak bola. “Saya sebenarnya soal bola itu nol dulu saat mengawali karier jadi agen," jelasnya kepada Jawa Pos yang menghubunginya dari Surabaya, Jumat (10/7) pekan lalu.
Alex Goncalves saat masih membela Persela Lamongan menjadi pemain asing pertama yang dia ageni. Kemampuan beradaptasi dan kemauan belajar membuka jalan menuju keberhasilannya.
Puncaknya, pada 2021, sebanyak 17 pemain asing Liga 1—kini menjadi Super League—menjadi kliennya. Pada tahun yang sama, pria berusia 37 tahun itu juga mendirikan perusahaan bernama Ressy Enterprise Agency.
Perusahaan agensi tersebut menaungi banyak pemain asing dan lokal di Indonesia. Di antaranya Sho Yamamoto, Teppei Yuchida, Taisei Marukawa, Leo Lelis, dan Gali Freitas.
Perusahaannya, yang juga mengurusi konsultasi hukum di sepak bola, terus berkembang. Bahkan, bisa dibilang kini sudah autopilot. “Karena dijalankan oleh orang-orang kompeten, saya akhirnya memutuskan melanjutkan mimpi jadi musisi yang sempat tertunda dulu,” ungkapnya.
Dia akhirnya membentuk band bernama Restart Rovers pada 2025. Sama seperti dulu, Aggy menjadi vokalis sekaligus gitaris. Di band kali ini, dia mengajak Agus Widodo, personel lamanya, untuk mengisi posisi drummer.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
