
Latihan PSMS Medan musim lalu. (ANTARA/Juraidi)
JawaPos.com - PSMS Medan menjelma menjadi salah satu kontestan paling agresif dalam bursa transfer kompetisi Championship musim 2026/2027. Skuad berjuluk Ayam Kinantan tersebut menunjukkan ambisi dan keseriusan penuh untuk kembali menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia Liga 1 dengan melakukan perombakan skuad secara besar-besaran dan mendatangkan total 18 wajah baru yang didominasi oleh figur-figur sarat pengalaman.
Manajemen PSMS Medan mengawali langkah strategis ini dengan mempertahankan Eko Purdjianto sebagai pelatih kepala, yang kemudian disokong oleh kehadiran juru taktik asal Spanyol, Ramon Tribulietx, sebagai direktur teknik baru. Ramon diharapkan mampu menaikkan standar pembinaan serta manajemen kepelatihan tim ke level yang lebih tinggi.
Selain itu, jajaran staf kepelatihan juga diperkuat dengan merapatnya eks penjaga gawang nasional Sahari Gultom sebagai asisten pelatih serta Asep Ardiansyah yang diamanahkan sebagai pelatih fisik tim.
Pergerakan paling masif dan mencuri perhatian publik sepak bola nasional terjadi pada sektor perburuan pemain. Di lini pertahanan, PSMS sukses mendaratkan mantan bek Semen Padang FC, Samuel Simanjuntak, serta kapten Persiba Balikpapan, Bintang Arahim.
Sektor penjaga gawang juga mendapat suntikan tenaga signifikan lewat perekrutan M. Natshir, eks kiper Dewa United yang memiliki jam terbang tinggi di Liga 1.
Lini tengah Ayam Kinantan dipastikan akan semakin solid dengan bergabungnya gelandang jangkar mantan penggawa Malut United, Manahati Lestusen, yang akan berkolaborasi bersama motor serangan berpengalaman Rangga Muslim.
Sementara di sektor lini serang sayap, PSMS berhasil mengamankan tanda tangan Irfan Jauhari dari Persis Solo.
Kecepatan serta kemampuan duel satu lawan satu yang dimiliki Irfan diproyeksikan bakal menambah daya gedor dan variasi serangan tim. Tak hanya pilar lokal, slot legiun asing diisi oleh penyerang asal Brasil, Phillerson Oliveira, yang diproyeksikan menjadi mesin pencetak gol utama.
Pusaran belanja pemain ini juga dilengkapi oleh deretan nama potensial lain seperti Rahmad Hidayat, Iksan Chan, Rayhan Utina, Rizdjat Nurviat Subagja, Roket Tampubolon, Aziz Hutagalung, Taufik Hidayat, hingga talenta muda M. Raihan Utama.
Di sisi lain, manajemen tetap menjaga stabilitas keharmonisan ruang ganti dengan memperpanjang kontrak sejumlah pilar penting musim lalu, termasuk Abdul Zaki Alim, M. Farhan Rahman, Dani Saputra, Adlin Cahya, Fahrurrazi Quba, dan Ahmad Gunadi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
