
Adidas resmi menjadi apparel Persija Jakarta. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Apparel olahraga terkemuka asal Jerman, Adidas, resmi mengumumkan kerja sama dengan Persija Jakarta. Peresmian kerja sama itu diluncurkan di Adidas Brand Center, Jakarta, Senin (22/6/2026) sore WIB.
Rumor soal Adidas menjadi apparel skuad Macan Kemayoran - julukan Persija Jakarta- kini bukan sekadar isapan jempol. Menariknya, pengumuman kerja sama ini diungkap ke publik tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Dengan demikian, Adidas akan menyediakan apparel dan perlengkapan resmi untuk skuad senior Persija Jakarta dan kelompok usia muda (Elite Pro Academy). Skuad Macan Kemayoran dipastikan akan memakai seragam baru keluaran Adidas untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027.
“Kalau lihat beberapa tahun belakangan ini, Adidas itu memang memiliki misi untuk secara konsisten berada di kancah sepak bola Indonesia. Sehingga melihat peluang ini adalah menjadi salah satu pergerakan untuk melakukan kolaborasi dengan Persija,” kata Cinita Dewi Mayakatri selaku Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia kepada awak media termasuk JawaPos.com, Senin (22/6/2026).
“Lalu kami bertemu dengan Mas Bambang dan tim, dan kami ternyata memiliki visi yang sama gitu, untuk mendukung perkembangan sepak bola di Indonesia dan juga mendukung para pemainnya,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas menyambut baik kerja sama dengan Adidas. Pria yang akrab disapa Bepe itu menyatakan bahwa kolaborasi ini bukan yang pertama.
Bepe mengungkapkan bahwa Persija Jakarta pernah memakai apparel Adidas pada medio 1970 hingga 1990. Di masa itu, kata dia, Macan Kemayoran sukses berjaya merebut tiga kali gelar juara. Maka itu, kerja sama kali ini diharapkan bisa membuahkan hasil yang positif juga.
“Mungkin teman-teman banyak yang tidak—kurang mengetahui bahwa sebenarnya kerja sama Persija dan Adidas itu tidak hanya baru sekarang. Karena kalau kita lihat sejarahnya, tahun 70-an hingga akhir 90-an awal (era 1970 hingga awal 1990) itu, Persija menggunakan Adidas. Dan dalam masa itu, Persija sempat juara tiga kali. Jadi artinya itu salah satu juga bagian dari, dari ide atau mungkin inspirasi untuk kemudian kita bekerja sama dengan Adidas,” ujar Bambang.
“Dan kita juga tahu bagaimana sejarah panjang dari Adidas dalam komitmen mereka terhadap sepak bola, dan itu juga ada dalam tubuh Persija, dan itulah kenapa membuat tadi saya sampaikan juga prosesnya sangat natural dan itu yang membuat kita sekarang bisa bekerja sama dengan baik,” tambahnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
