
Pemain Persib Bandung Saddil Ramdani. (Dok. Persib Bandung)
JawaPos.com - Winger Persib Bandung Saddil Ramdani memanfaatkan masa libur kompetisi dengan menikmati pertandingan-pertandingan berkualitas di Piala Dunia 2026. Turnamen di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, itu tidak hanya menjadi hiburan baginya, tetapi juga sarana belajar untuk menambah wawasan sepak bola.
Saddil Ramdani mengaku mengikuti sejumlah pertandingan yang berlangsung sepanjang turnamen piala dunia. Menurut pemain Persib itu, setiap laga menghadirkan pelajaran berbeda, terutama dari tim-tim yang berani tampil menyerang dan memainkan sepak bola kolektif.
Pemain Persib berusia 27 tahun tersebut menaruh perhatian pada cara tim-tim besar di piala dunia membangun serangan. Saddil Ramdani menyebut beberapa negara seperti Jerman, Argentina, dan Spanyol, sebagai contoh tim yang memiliki pola permainan menarik untuk dipelajari.
Baca Juga:Kapten Rodri Dapat Kritik dari Media Spanyol, Luis de la Fuente Pasang Badan Jelang Lawan Arab Saudi
Menurut Saddil, menonton pertandingan sepak bola berkualitas dapat memberikan pemahaman baru mengenai taktik, pergerakan pemain, hingga cara sebuah tim mengontrol jalannya pertandingan. Hal tersebut menjadi bekal berharga yang bisa diterapkan saat kembali menjalani aktivitas bersama Persib.
Tak hanya terpaku pada tim-tim unggulan, Saddil juga tertarik mengamati negara-negara yang mampu memberikan kejutan. Dia menilai setiap peserta memiliki karakter permainan yang berbeda dan unik.
Beberapa hasil yang mencuri perhatiannya adalah ketika tim yang mengandalkan serangan balik mampu menyulitkan lawan yang lebih diunggulkan. Situasi seperti itu menunjukkan bahwa sepak bola modern tidak hanya bergantung pada penguasaan bola, tetapi juga efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Baginya, aspek mentalitas juga menjadi salah satu hal penting yang bisa dipelajari dari ajang sekelas Piala Dunia. Tim yang mampu bertahan disiplin dan tetap percaya diri sering kali berhasil meraih hasil positif meski menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Di tengah kesibukannya mengikuti perkembangan turnamen, Saddil tetap memanfaatkan masa libur untuk berkumpul bersama keluarga. aktu jeda kompetisi menjadi kesempatan baginya untuk menikmati momen bersama orang-orang terdekat sebelum kembali menjalani agenda padat bersama tim.
Meski demikian, dia tidak mengabaikan tanggung jawab sebagai pemain profesional. Saddil tetap menjalani latihan ringan secara rutin guna menjaga kebugaran tubuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022