
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada Pertandingan FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Nama John Herdman kembali menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Terutama terkait berbagai pembahasan mengenai pemain muda yang berpotensi berkembang di bawah arahannya.
Salah satu warisan terbesar pelatih asal Inggris John Herdman tersebut saat menangani Timnas Kanada adalah keberaniannya memberikan ruang kepada pemain muda berbakat, termasuk Alphonso Davies. Davies menjalani debut bersama Timnas Kanada saat usianya masih sangat muda.
Di bawah pengelolaan Herdman, pemain yang kini menjadi salah satu bintang sepak bola dunia itu tidak hanya berkembang secara teknis, tetapi juga semakin matang dalam memahami berbagai peran di lapangan. Menariknya, perjalanan Davies tidak selalu identik dengan posisi yang saat ini melekat padanya.
Meski dikenal sebagai bek kiri modern, pemain Bayern Munchen tersebut pernah dimainkan di sejumlah posisi berbeda. Mulai dari sayap kiri, gelandang serang, hingga second striker pernah dicoba untuk memaksimalkan potensi yang dimilikinya.
Pendekatan itu membuat Davies tumbuh menjadi pemain serba bisa. Kecepatan, kemampuan membawa bola, kreativitas, hingga kontribusi bertahan berkembang secara seimbang. Fleksibilitas tersebut kemudian menjadi salah satu kekuatan utama Kanada dalam beberapa tahun terakhir.
Melihat rekam jejak tersebut, muncul spekulasi menarik terkait potensi pemain muda Indonesia yang bisa mendapatkan sentuhan serupa. Salah satu nama yang mulai sering disebut adalah Dony Tri Pamungkas.
Pemain muda yang dikenal beroperasi di sisi kiri lapangan itu memiliki karakteristik yang cukup menarik. Selain mampu bermain sebagai bek kiri, Dony juga memiliki kemampuan membantu serangan dan aktif melakukan pergerakan di area lawan. Kemampuan adaptasi inilah yang membuat banyak pengamat menilai dirinya memiliki ruang berkembang yang besar.
Dalam sepak bola modern, pemain yang mampu mengisi beberapa posisi menjadi aset berharga bagi sebuah tim. Dony dinilai memiliki fondasi untuk berkembang ke arah tersebut apabila mendapatkan pendampingan dan program pengembangan yang tepat.
Tentu saja, membandingkan Dony dengan Alphonso Davies saat ini masih terlalu dini. Davies telah membuktikan kualitasnya di level tertinggi sepak bola Eropa dan internasional. Namun, kisah sukses pemain Kanada tersebut menunjukkan bahwa talenta muda yang dibimbing dengan baik dapat berkembang jauh melampaui ekspektasi awal.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
