
Bojan Hodak resmi jadi Shareholder Group Technical Advisor Persib Bandung. (Instagram @persib)
JawaPos.com - Kesuksesan Persib Bandung menorehkan sejarah bersama pelatih Bojan Hodak ternyata tidak hanya dibangun lewat strategi di lapangan. Di balik pencapaian tersebut, ada pendekatan sederhana namun penting yang dilakukan Bojan sejak hari pertamanya menangani Maung Bandung.
Kisah tersebut terungkap dalam dokumenter The Untold Stories Episode 2: Bojan's ‘Slap’, Rewrite Persib History yang tayang di PERSIB TV. Dokumenter itu mengangkat berbagai sisi yang jarang diketahui publik mengenai perjalanan sang pelatih dalam mengubah arah tim hingga akhirnya meraih prestasi membanggakan.
Salah satu cerita menarik datang dari pengamatan terhadap metode kerja Bojan saat pertama kali tiba di Bandung. Pada hari pertamanya, dia langsung memberikan tugas kepada para pemain untuk menyusun starting XI versi mereka masing-masing.
Sekilas, langkah tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun di balik itu, terdapat tujuan yang jauh lebih besar daripada sekadar menentukan siapa yang layak menjadi starter.
Bojan diyakini sudah memiliki gambaran awal mengenai skuad Persib melalui data pertandingan, rekaman video, hingga hasil pengamatan latihan. Karena itu, tugas menyusun susunan pemain lebih ditujukan untuk membaca kondisi mental dan pola pikir para pemain saat itu.
Melalui cara tersebut, dia dapat melihat siapa saja pemain yang masih memiliki rasa percaya diri tinggi, siapa yang mulai kehilangan keyakinan, hingga siapa yang tetap memiliki mental kompetitif di tengah situasi tim yang sedang tidak ideal.
Dalam sepak bola modern, aspek psikologis sering kali menjadi faktor yang sama pentingnya dengan kualitas teknis. Tim yang sedang mengalami periode sulit kerap membutuhkan pemulihan mental sebelum mampu menunjukkan performa terbaiknya di lapangan.
Menariknya, fokus awal Bojan bukan langsung memperbaiki lini serang atau merancang skema permainan yang rumit. Dia justru lebih dulu berupaya mengembalikan kepercayaan diri para pemain bertahan.
Pendekatan tersebut dinilai masuk akal. Ketika pemain belakang tampil ragu-ragu, dampaknya bisa dirasakan oleh seluruh tim.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
