Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juni 2026 | 18.53 WIB

John Herdman Ikut Bangga Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia

Debut pemain timnas Mathew Baker Melawan Oman pada Pertandingan FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Debut pemain timnas Mathew Baker Melawan Oman pada Pertandingan FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku bangga melihat Mathew Baker yang cetak sejarah sebagai pemain debutan termuda di Skuad Garuda. Herdman menilai, pemain berusia 17 tahun itu layak diberikan kesempatan bermain dalam pertandingan kontra Oman.

Mathew Baker resmi mencatat sejarah sebagai debutan termuda di Timnas Indonesia. Sejarah itu diukir oleh pemain Melbourne City itu kala Skuad Garuda menang 3-0 atas Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (5/6/2026) malam WIB.

Dalam laga tersebut, Mathew Baker masuk ke lapangan di menit ke-80 dengan menggantikan kapten Rizky Ridho. Dia mencatatkan debutnya tepat di usia 17 tahun 23 hari, mematahkan rekor yang dimiliki Arkhan Kaka di usia 17 tahun 3 bulan 7 hari.

Herdman mengaku bangga karena Mathew Baker kini resmi menyandang status sebagai debutan termuda sepanjang sejarah Timnas Indonesia. Dia mengakui pemain berusia 17 tahun itu menunjukkan kemampuan yang sangat baik sepanjang pemusatan latihan, sehingga tak segan untuk memberikan menit bermain.

“Mathew telah bekerja dengan baik. Dia telah mendapatkan hak untuk bermain dan ya, saya bangga, ini momen yang membanggakan. Dia adalah pemain termuda dalam sejarah Indonesia yang turun ke lapangan,” kata Herdman dalam konferensi pers usai laga, dipetik Sabtu (6/6/2026).

“Seperti yang saya katakan, dia mengikuti kamp pelatihan bersama saya. Dia menjalani lima hari yang baik di kamp itu, dia menunjukkan kemampuan teknisnya,” sambungnya.

Herdman mengaku punya proyek besar ingin mempercepat perkembangan pemain muda potensial dengan memberikannya pengalaman bermain di skuad senior. Dia mengambil contoh Kevin Diks yang memulai debut profesionalnya di usia 17 tahun.

“Saya memiliki strategi besar yang selalu saya terapkan dalam pelatihan internasional saya, untuk mempercepat perkembangan pemain muda yang menunjukkan potensi. Semakin muda mereka dapat merasakan pengalaman di tim nasional, semakin besar peluang mereka untuk naik ke level sepak bola profesional berikutnya,” terang Herdman.

“Seperti yang dikatakan Kevin Diks, dia melakukan debut profesionalnya pada usia 17 tahun, dan sekarang dia bermain di Bundesliga,” tambahnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore