
Carlos Pena memimpin Persita Tangerang dengan ambisi besar mencetak sejarah saat menghadapi Persebaya Surabaya di GBT. (Persita)
JawaPos.com - Berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/26 menjadi momentum bagi Persita Tangerang untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Pelatih Carlos Pena menilai masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar Pendekar Cisadane mampu tampil lebih kompetitif pada musim mendatang.
Persita menutup musim di peringkat ke-10 klasemen akhir dengan raihan 45 poin. Dari total 34 pertandingan, tim asal Tangerang tersebut mencatatkan 13 kemenangan, enam hasil imbang, dan 15 kekalahan.
Menurut Pena, hasil tersebut belum memenuhi target yang telah ditetapkan klub sejak awal musim. Meski sempat menunjukkan perkembangan positif dan menembus papan atas klasemen dalam beberapa pekan, performa tim mengalami penurunan pada fase akhir kompetisi.
“Kita tidak bisa puas dengan musim yang telah kita lalui karena target belum tercapai. Setelah awal yang cukup sulit, tim mampu menunjukkan peningkatan dan sempat berada di posisi lima besar. Namun dua bulan terakhir tidak berjalan sesuai harapan,” ujar Pena.
Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan bahwa sejumlah faktor memengaruhi performa Persita menjelang akhir musim. Salah satunya adalah kesulitan saat menjalani laga di luar Indomilk Arena serta masalah cedera yang dialami beberapa pemain penting.
Situasi tersebut membuat Persita kehilangan konsistensi dalam meraih hasil positif. Pena berharap pengalaman tersebut bisa menjadi pelajaran berharga bagi tim untuk menghadapi kompetisi musim depan.
Di tengah hasil yang belum maksimal, Pena tetap melihat sejumlah sisi positif dari perjalanan Persita musim ini. Salah satunya adalah perkembangan pemain-pemain muda yang mendapatkan kesempatan tampil lebih banyak bersama tim utama.
Menurutnya, beberapa talenta muda berhasil menunjukkan kualitas serta kematangan bermain yang menjanjikan.
Mereka dinilai mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dan berpotensi menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang klub.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
