
Jean Mota di laga Persija Jakarta vs Persis Solo pada pertandingan Super League 2025/2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (27/4). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta menutup BRI Super League 2025/26 dengan catatan statistik menyerang yang cukup menonjol. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu menjadi klub dengan jumlah tembakan ke gawang terbanyak sepanjang musim, yakni 213 shots on target dari total 536 percobaan.
Angka tersebut menempatkan Persija sebagai salah satu tim paling agresif di kompetisi musim ini. Tidak hanya aktif menciptakan peluang, Persija juga tampil produktif dengan mencetak 65 gol.
Torehan itu membuat mereka menjadi tim tersubur ketiga di liga, hanya kalah dari Malut United FC yang mencetak 68 gol dan Borneo FC Samarinda dengan 74 gol. Di bawah arahan Mauricio Souza, Persija memang dikenal tampil dominan dalam penguasaan bola dan berani bermain menyerang.
Dalam banyak pertandingan, mereka mampu mengontrol jalannya laga serta terus menekan pertahanan lawan. Meski begitu, dominasi tersebut tidak selalu berakhir manis. Ada beberapa pertandingan ketika Persija gagal mencetak gol meski menguasai permainan.
Situasi itu terjadi saat menghadapi PSM Makassar, Semen Padang FC, Persib Bandung, dan Arema FC. Dalam laga-laga tersebut, Persija tetap mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan menyelesaikan peluang menjadi gol.
Hal itu sempat memunculkan anggapan bahwa pola permainan Persija mulai mudah dibaca lawan. Namun Mauricio Souza tidak sepakat dengan penilaian tersebut.
Menurut pelatih asal Brasil itu, data statistik justru menunjukkan bahwa Persija tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya dalam urusan menyerang.
”Jika lawan bisa membaca permainan kami, kami tidak akan menjadi tim dengan jumlah shots on goal terbanyak di musim ini. Kami juga menjadi tim dengan expected goals tertinggi,” ujar Mauricio.
Dia menilai statistik tersebut menjadi bukti bahwa sistem permainan Persija berjalan dengan baik. Banyaknya peluang yang tercipta menunjukkan timnya mampu menjalankan skema permainan sesuai rencana.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
