
Pelatih Persib Bojan Hodak membawa maung Bandung juara liga tiga musim beruntun. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak blak-blakan usai membawa timnya meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun. Hodak menyebut kesuksesan Pangeran Biru tak luput dari keberuntungan.
Persib Bandung resmi keluar sebagai juara Super League 2025/2026. Kepastian itu didapat setelah bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (23/5) sore WIB.
Hasil imbang itu sudah cukup membuat Persib Bandung merebut mahkota juara setelah menutup musim dengan raihan 79 poin, sama seperti Borneo FC Samarinda. Namun Pangeran Biru unggul head to head atas skuad Pesut Etam sehingga berhak keluar sebagai juara.
Kesuksesan ini sekaligus membawa Persib Bandung menggoreskan sejarah besar. Pangeran Biru jadi tim pertama yang sukses menjadi juara Liga Indonesia dalam tiga musim beruntun alias hattrick.
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengatakan, ada satu faktor penting yang mengiringi kesuksesan timnya. Hodak tak segan menyebut timnya diselimuti faktor keberuntungan, mengingat mereka mengalami transisi usai perombakan skuad besar-besaran dengan banyaknya pemain asing yang dilepas.
”Ini banyak keberuntungan. Banyak sekali. Tiga tahun berturut-turut, dan tahun ini jauh lebih sulit daripada tahun lalu karena kami mengganti 25 pemain,” kata Hodak dalam konferensi pers usai laga, dikutip Minggu (24/5).
Baca Juga:Ryanair Sindir Selebrasi Cristiano Ronaldo usai Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi 2025/2026
”Dua tahun sebelumnya kami pada dasarnya memiliki tim yang sama, hanya mendatangkan satu atau dua pemain. Jadi tahun ini jauh lebih sulit tetapi entah bagaimana kami berhasil. Jadi mungkin keberuntungan, banyak sekali keberuntungan,” tambah dia.
Hodak memberikan contoh lain mengenai keberuntungan sangat besar dalam penentuan gelar juara. Yakni Borneo FC Samarinda yang harus gagal menjadi juara. Padahal skuad Pesut Etam tampil impresif musim ini, namun sayan Dewi Fortuna belum berpihak.
”Tidak beruntung, mereka tidak beruntung. Tim yang bagus tetapi tidak beruntung. Lihat, tahun ini jauh lebih sulit karena tim-tim memiliki tujuh pemain asing. Di setiap tim Anda memiliki lima, enam pemain lokal yang bagus sehingga sangat sulit untuk menang. Saya pikir kualitas liga meningkat dibandingkan musim-musim sebelumnya, jadi jauh lebih sulit,” jelas Bojan Hodak.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
