Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Mei 2026 | 18.13 WIB

Bojan Hodak Sebut Ada Faktor Keberuntungan di Balik Kesuksesan Persib Bandung Hattrick Juara

Pelatih Persib Bojan Hodak membawa maung Bandung juara liga tiga musim beruntun. (Istimewa) - Image

Pelatih Persib Bojan Hodak membawa maung Bandung juara liga tiga musim beruntun. (Istimewa)

JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak blak-blakan usai membawa timnya meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun. Hodak menyebut kesuksesan Pangeran Biru tak luput dari keberuntungan.

Persib Bandung resmi keluar sebagai juara Super League 2025/2026. Kepastian itu didapat setelah bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (23/5) sore WIB.

Hasil imbang itu sudah cukup membuat Persib Bandung merebut mahkota juara setelah menutup musim dengan raihan 79 poin, sama seperti Borneo FC Samarinda. Namun Pangeran Biru unggul head to head atas skuad Pesut Etam sehingga berhak keluar sebagai juara.

Kesuksesan ini sekaligus membawa Persib Bandung menggoreskan sejarah besar. Pangeran Biru jadi tim pertama yang sukses menjadi juara Liga Indonesia dalam tiga musim beruntun alias hattrick.

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengatakan, ada satu faktor penting yang mengiringi kesuksesan timnya. Hodak tak segan menyebut timnya diselimuti faktor keberuntungan, mengingat mereka mengalami transisi usai perombakan skuad besar-besaran dengan banyaknya pemain asing yang dilepas.

”Ini banyak keberuntungan. Banyak sekali. Tiga tahun berturut-turut, dan tahun ini jauh lebih sulit daripada tahun lalu karena kami mengganti 25 pemain,” kata Hodak dalam konferensi pers usai laga, dikutip Minggu (24/5).

”Dua tahun sebelumnya kami pada dasarnya memiliki tim yang sama, hanya mendatangkan satu atau dua pemain. Jadi tahun ini jauh lebih sulit tetapi entah bagaimana kami berhasil. Jadi mungkin keberuntungan, banyak sekali keberuntungan,” tambah dia.

Hodak memberikan contoh lain mengenai keberuntungan sangat besar dalam penentuan gelar juara. Yakni Borneo FC Samarinda yang harus gagal menjadi juara. Padahal skuad Pesut Etam tampil impresif musim ini, namun sayan Dewi Fortuna belum berpihak.

”Tidak beruntung, mereka tidak beruntung. Tim yang bagus tetapi tidak beruntung. Lihat, tahun ini jauh lebih sulit karena tim-tim memiliki tujuh pemain asing. Di setiap tim Anda memiliki lima, enam pemain lokal yang bagus sehingga sangat sulit untuk menang. Saya pikir kualitas liga meningkat dibandingkan musim-musim sebelumnya, jadi jauh lebih sulit,” jelas Bojan Hodak.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore