
Selebrasi Milos Raickovic saat Persebaya kalahkan PSBS Biak 4-0 di GBT, Surabaya. Persebaya ingin melanjutkan tren positif kontra Persis. (Rizal/Antara)
JawaPos.com – Bernardo Tavares pantas disematkan predikat sebagai “spesialis laga penutup”. Itu karena dari tiga kali melakoni laga penutup bersama PSM Makassar, pelatih asal Portugal itu selalu meraih kemenangan (lihat data).
Kini, dia ingin meneruskan catatan positif itu bersama Persebaya Surabaya. Tavares ingin mencatatkan empat kemenangan beruntun di laga penutup kompetisi kasta tertinggi Indonesia ketika Green Force menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, sore nanti (siaran langsung di Vidio.com pukul 16.00 WIB).
Dengan poin 55 dari 33 laga, Bruno Moreira dkk hanya membutuhkan hasil seri untuk memastikan finis di posisi empat besar Super League 2025–2026.
Tambahan satu poin dari hasil seri (56 poin) memang bisa disamai oleh Malut United dan Dewa United yang menguntit di peringkat kelima dan keenam klasemen sementara. Namun, Persebaya unggul head to head atas Malut dan unggul selisih gol atas Dewa.
Meski begitu, Tavares menegaskan timnya harus menang.
“Ini adalah pertempuran terakhir kami di kandang. Kami ingin menyelesaikannya dengan baik dan meraih tiga poin. Saya berharap dukungan dari Bonek dan Bonita,” cetus Tavares dalam sesi konferensi pers kemarin (22/5).
Persebaya punya modal bagus. Mereka belum pernah kalah dalam lima laga terakhir dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Green Force juga belum kebobolan.
“Tapi kalau melihat sejarah, laga melawan Persik selalu tidak mudah. Jadi, kami harus memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Ucapan Tavares memang benar. Dalam dua bentrokan terakhir, kedua tim selalu bermain imbang.
“Apalagi Persik punya pemain yang bagus mencari ruang. Mereka juga punya pemain yang bisa menembak dari luar kotak penalti. Jadi, kami harus waspada,” tegas pelatih 46 tahun itu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
