
Bruno Moreira merayakan penampilan ke-100 bersama Persebaya Surabaya di tengah spekulasi masa depannya. (ILeague)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya menurunkan komposisi lini depan terbaik saat menghadapi Persis Solo pada pekan ke-32 Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026) malam. Bruno Moreira kembali dipercaya menjadi kapten sejak menit awal dalam laga penting yang menentukan posisi klasemen akhir musim.
Duel Persis Solo kontra Persebaya Surabaya dimulai pukul 19.00 WIB dan dipimpin wasit Yudi Nurcahya asal Jawa Barat. Pertandingan ini menjadi sorotan karena kedua tim sama-sama memburu poin penting menjelang akhir kompetisi.
Bruno Moreira kembali memimpin Persebaya Surabaya setelah tampil konsisten sepanjang musim ini. Kehadiran pemain asal Brasil tersebut diharapkan memberi pengaruh besar terhadap agresivitas serangan Green Force.
Pelatih Bernardo Tavares tetap mempercayakan skema dasar 4-3-3 untuk menghadapi Persis Solo. Formasi itu dipilih demi menjaga keseimbangan permainan sekaligus memaksimalkan kecepatan transisi menyerang dari sisi sayap.
Di sektor depan, Bruno Moreira ditemani Malik Risaldi dan Mihailo Perovic. Kombinasi ketiganya menjadi andalan utama untuk membongkar pertahanan Laskar Sambernyawa yang dikenal cukup disiplin saat bermain di kandang.
Bruno Moreira juga punya peran vital dalam membangun ritme permainan dari sisi kiri. Selain menjadi kreator peluang, pemain bernomor punggung 10 itu sering menjadi pembeda lewat kemampuan duel satu lawan satu.
Baca Juga:Persis Solo vs Persebaya Surabaya Jadi Laga Emosional, 2 Eks Green Force Siap Tebar Ancaman
Persebaya Surabaya melakukan sedikit perubahan di sektor pertahanan karena Arief Catur harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Posisi tersebut kini ditempati Koko Ari sejak awal pertandingan.
Koko Ari akan bekerja sama dengan Risto Mitrevski, Gustavo Fernandes, dan Jefferson da Silva dalam menjaga area pertahanan Green Force. Kuartet ini dituntut tampil solid menghadapi tekanan pemain depan Persis Solo yang memiliki kecepatan tinggi.
Di bawah mistar, Andhika Ramadhani kembali dipercaya menjaga gawang Persebaya Surabaya. Kiper berusia 26 tahun itu sedang berada dalam performa impresif setelah mencatat tiga laga nirbobol secara beruntun.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
