
Ekspresi pemain PSBS Biak saat menghadapi tekanan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (PSBS)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tampil superior saat membungkam PSBS Biak dengan skor telak 4-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026). Di balik kekalahan itu, pelatih sementara PSBS Biak Kahudi Wahyu Widodo mengungkap faktor krusial yang membuat timnya tak mampu mengimbangi permainan tuan rumah.
Laga pekan ke-31 Super League 2025/2026 itu menjadi panggung dominasi Green Force yang tampil efektif dan sabar sepanjang pertandingan.
Sementara itu, PSBS Biak terlihat kesulitan keluar dari tekanan terutama saat memasuki fase transisi permainan.
Kahudi secara terbuka menyebut persoalan utama timnya terletak pada transisi negatif yang tidak berjalan maksimal. Ia menilai hal tersebut tidak lepas dari kondisi fisik para pemain yang berada di bawah level Persebaya Surabaya.
Baca Juga:Terlalu Lambat! Bernardo Tavares Bongkar Titik Balik Kemenangan Persebaya Surabaya Lawan PSBS Biak
"Secara taktikal kami bermasalah di transisi negatif dan itu salah satunya dipengaruhi faktor fisik. Kualitas fisik pemain Persebaya memang terlihat berada di atas kami," kata Kahudi saat konferensi pers usai pertandingan.
Kondisi ini membuat PSBS Biak sering terlambat dalam menutup ruang dan kehilangan momentum saat harus bertahan cepat.
Akibatnya, Persebaya Surabaya dengan leluasa mengembangkan permainan dan menciptakan peluang berbahaya.
Baca Juga:Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
Meski kalah telak, Kahudi tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya yang dinilai tidak menyerah hingga laga usai.
Dalam situasi yang tidak ideal, para pemain tetap menunjukkan komitmen dan semangat juang tinggi di atas lapangan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain saya. Semua tahu kondisi kami seperti apa, tapi sampai terakhir mereka tetap berjuang," ucapnya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
