Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 15.52 WIB

Sumardji Beri Pembelaan! Fadly Alberto Resmi Dicoret Timnas U-20, Buntut Tendangan Kungfu di Laga EPA Bhayangkara FC

Fadly Alberto Hengga saat membela Bhayangkara FC di EPA U-20. (BFC) - Image

Fadly Alberto Hengga saat membela Bhayangkara FC di EPA U-20. (BFC)

JawaPos.com– Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji angkat bicara soal insiden yang melibatkan pemain tim nasional Indonesia U-20 Fadly Alberto. Alberto viral di media sosial.  

Itu setelah dia melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United-U-20. Aksi memalukan itu terjadi saat pertandingan Dewa United U-20 menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 pada ajang Elit Pro Academy (EPA) di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).

Sumardji mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut. Menurut dia, tindakan kekerasan dalam pertandingan sepak bola tidak bisa dibenarkan, Apa pun alasannya.

”Ya, apapun alasannya, ya. Namanya pertandingan sepak bola itu tidak boleh ada kekerasan. Apalagi keributan sampai dengan nendang seperti itu enggak boleh, ya,” ujarnya. ”Dan saya benar-benar sangat kecewa ya dengan adanya kejadian itu,” lanjutnya.

Meski demikian, Sumardji menilai insiden itu tidak berdiri sendiri. Dia melihat ada rangkaian kejadian sebelumnya yang memicu emosi pemain, hingga situasi memanas di lapangan.
Menurut dia, masalah bermula dari keputusan perangkat pertandingan yang dinilai tidak profesional saat memimpin laga. Sumardji menyoroti momen gol lawan yang seharusnya dianulir karena offside.

”Harusnya offside. Kelihatan sekali jauh dua pemain di belakang, tapi (wasit) tidak memutuskan offside dan akhirnya gol. Itu kan berawal dari situ,” katanya.

Setelah gol tersebut, sempat terjadi protes kecil dari para pemain. Namun, situasi disebut masih bisa diredam. Hingga kemudian muncul dugaan teriakan bernada rasial dari bench lawan yang memicu emosi Fadly Alberto.

‘’Nah, di situlah Berto akhirnya naik darah, marah, dan dia melakukan tendangan itu,” ungkap Sumardji.

Meski demikian, sanksi tegas tetap harus dijatuhkan.  Sumardji meminta pemain muda belajar dari insiden ini dan siap menerima sanksi dari Komite Disiplin (Komdis).

Dari sisi internal tim nasional, Sumardji  menyebut Fadly Alberto otomatis dicoret dari skuad timnas U-20.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore