
Selebrasi Muhammad Fareez Danial dan para pemain Malaysia lainnya usai membobol gawang Indonesia di penyisihan grup A ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). (Riana Setiawan/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Timnas Indonesia U-17 harus mengakhiri babak pertama dengan rasa frustrasi saat menghadapi Malaysia U-17 di lanjutan Piala AFF U-17 2026. Bermain di Stadion Gelora Joko Samudro, Kamis (16/4/2026) malam WIB, Garuda Muda tertinggal 0-1 setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas.
Sejak peluit awal dibunyikan, Timnas Indonesia U-17 langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan lawan. Intensitas permainan tinggi diperagakan anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto demi mengamankan poin penting di fase grup.
Peluang demi peluang mulai tercipta di awal pertandingan melalui pergerakan lini depan yang cukup aktif. Nama-nama seperti Ridho Ridho dan Keanu Senjaya beberapa kali mencoba membongkar pertahanan rapat Malaysia.
Namun, dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol yang dibutuhkan untuk membuka keunggulan. Penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang terbuang percuma di momen-momen krusial.
Di tengah gempuran Indonesia, Malaysia justru tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Tim berjuluk Harimau Malaya Muda itu berhasil mencuri keunggulan melalui skema bola mati yang rapi.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-33 lewat sundulan Muhammad Fareez Danial yang tak mampu diantisipasi dengan baik oleh lini belakang Indonesia. Bola hasil sepak pojok meluncur ke tiang jauh sebelum disambut tandukan keras yang bersarang ke gawang.
Kiper Indonesia, Noah Leo Duvert, sudah berusaha menjangkau bola tersebut. Namun, arah dan kekuatan sundulan membuatnya tak berdaya menghentikan laju bola.
Gol tersebut menjadi pukulan bagi mental Garuda Muda yang sebelumnya tampil cukup percaya diri. Malaysia pun semakin nyaman bermain dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Indonesia mencoba meningkatkan tekanan demi mencari gol penyeimbang. Upaya tersebut terlihat dari intensitas serangan yang kembali meningkat di sepertiga akhir lapangan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
