
Mendiang Sultan Harhara yang pernah membela Persija Jakarta di era kejayaan 1970-an. (Persija)
JawaPos.com — Kabar duka menyelimuti sepak bola Indonesia setelah legenda Persija Jakarta, Sultan Harhara, meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2026) dini hari pukul 01.29 WIB. Kepergian sosok yang dikenal sebagai palang pintu tangguh ini meninggalkan luka mendalam bagi pecinta sepak bola nasional, khususnya pendukung Macan Kemayoran.
Almarhum akan dimakamkan di Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan setelah disalatkan di Musholla Daarossyifa usai Salat Dzuhur. Informasi ini sekaligus menjadi penegas kehilangan besar bagi dunia olahraga yang pernah ia besarkan lewat dedikasi tanpa batas.
"Keluarga Persija mengucapkan bela sungkawa terdalam atas berpulangnya legenda sepak bola Indonesia, Sultan Harhara" tulis Persija Jakarta.
"Semasa membela Persija, beliau memiliki peran besar dalam mempersembahkan dua gelar Liga Indonesia pada tahun 1973 dan 1975 untuk Macan Kemayoran."
"Mari kita panjatkan doa terbaik untuk almarhum, serta semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan."
Sultan Harhara bin Abdullah bin Umar Harhara lahir pada 9 Agustus 1952 dan wafat di usia 73 tahun di RSUD Tangsel. Sosoknya dikenal sebagai pemain bertahan yang tangguh, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan tinggi di lapangan hijau.
Pada era 1970-an, nama Sultan Harhara menjadi bagian penting dalam kejayaan Persija Jakarta. Ia bukan sekadar pemain, melainkan simbol kekuatan lini belakang yang membuat lawan segan untuk menembus pertahanan tim ibu kota.
Baca Juga:Persebaya dan Persija Pincang, Francisco Rivera Anggap Laga Ini Sebagai Pembuktian Pemain Pelapis
Di masa itu, Persija Jakarta dikenal memiliki komposisi pemain yang hampir identik dengan Tim Nasional Indonesia. Hal ini menjadikan kualitas permainan klub tersebut berada di level tertinggi dan disegani di kancah sepak bola nasional.
Sultan Harhara berdiri sejajar dengan nama-nama besar seperti Roni Paslah, Oyong Liza, Iswadi Idris, hingga Risdianto. Generasi ini dikenal sebagai tulang punggung kejayaan sepak bola Indonesia di era Perserikatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
