
Logo Persija Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com — Kabar duka menyelimuti sepak bola Indonesia setelah legenda Persija Jakarta, Sultan Harhara, meninggal dunia pada Sabtu dini hari, 11 April 2026. Sosok yang begitu lekat dengan kejayaan Macan Kemayoran itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 01.29 WIB di RSUD Tangsel dalam usia 73 tahun.
Informasi yang diterima menyebutkan, almarhum Sultan Harhara bin Abdullah bin Umar Harhara lahir pada 9 Agustus 1952.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga pecinta sepak bola nasional yang pernah menikmati kiprahnya di lapangan hijau.
Jenazah almarhum rencananya akan disalatkan di Musholla Daarossyifa setelah Salat Dzuhur. Selanjutnya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, juga setelah waktu Dzuhur.
Nama Sultan Harhara bukan sekadar bagian dari sejarah, tetapi simbol dedikasi dalam dunia sepak bola Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pilar penting dalam generasi emas Persija Jakarta yang berjaya pada era 1970-an.
Di masa itu, komposisi pemain Persija Jakarta hampir identik dengan skuad Tim Nasional Indonesia. Hal ini membuat klub ibu kota menjadi kekuatan yang sangat disegani, baik di tingkat domestik maupun regional.
Sultan Harhara berdiri sejajar dengan nama-nama besar seperti Roni Paslah, Oyong Liza, Iswadi Idris, hingga Risdianto. Bersama mereka, ia membangun fondasi kejayaan sepak bola nasional yang hingga kini masih dikenang.
Bagi generasi yang tumbuh besar di era tersebut, kehadiran Sultan Harhara di lapangan menjadi magnet tersendiri.
Aksinya mampu menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati Stadion Utama Senayan setiap kali Persija Jakarta bertanding.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
