Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 April 2026 | 02.06 WIB

Blak-blakan Jelang ASEAN U-17 2026! Kurniawan Dwi Yulianto Bongkar Kekuatan dan Titik Lemah Timnas Indonesia

Kurniawan Dwi Yulianto pimpin Timnas Indonesia U-17 di ASEAN U-17 2026 dengan fokus pada mental dan efektivitas permainan. (Dok. PSSI) - Image

Kurniawan Dwi Yulianto pimpin Timnas Indonesia U-17 di ASEAN U-17 2026 dengan fokus pada mental dan efektivitas permainan. (Dok. PSSI)

JawaPos.com — Persiapan Timnas Indonesia U-17 menuju ASEAN U-17 2026 mulai memasuki fase krusial dengan berbagai evaluasi penting. Sang pelatih, Kurniawan Dwi Yulianto, akhirnya angkat bicara dan membongkar kondisi terkini skuadnya secara terbuka.

Dalam sejumlah uji coba internasional, Garuda Muda memang belum sepenuhnya konsisten dalam meraih hasil maksimal. Namun, di balik itu, Kurniawan melihat adanya perkembangan signifikan yang patut diapresiasi.

"Peningkatan terlihat dari aspek mental bertanding dan penguasaan bola setelah menghadapi sejumlah tim kuat, ada progres yang sangat memuaskan bagi penilaian kami, terutama masalah mental bertanding dan penguasaan bola," kata Kurniawan, Kamis (9/4/2026).

Pernyataan itu menjadi sinyal tim ini sedang dibangun dengan fondasi yang lebih matang.

Mental bertanding menjadi sorotan utama dalam proses pembentukan karakter tim. Menghadapi lawan kuat seperti Korea Selatan, India, dan Thailand membuat pemain mulai terbiasa bermain dalam tekanan tinggi.

Selain mental, penguasaan bola juga menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini menjadi modal penting jika Timnas Indonesia U-17 ingin bersaing di level Asia yang menuntut kualitas teknis tinggi.

Meski demikian, Kurniawan tak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan yang masih menghantui timnya. Salah satu yang paling disorot adalah kesalahan individu yang kerap berujung fatal.

Kesalahan kecil di level internasional bisa berakibat besar dan sulit diperbaiki. Karena itu, ia menegaskan pemain harus lebih disiplin dan fokus sepanjang pertandingan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan kesalahan individual tidak boleh lagi terjadi jika ingin bersaing lebih jauh. Standar permainan di Asia jauh lebih ketat dan tidak memberi banyak ruang untuk kelengahan.

Selain sektor pertahanan, lini serang juga menjadi perhatian serius. Meski mampu menciptakan banyak peluang, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore