
Gustavo Tocantins penyerang PSS Sleman. (Istimewa)
JawaPos.com - Kontribusi besar PSS Sleman pada kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 tak lepas dari ketajaman striker andalannya, Gustavo Tocantins. Penyerang asal Brasil itu kembali menunjukkan kualitasnya sebagai ujung tombak berbahaya di lini depan Super Elang Jawa.
Performa impresif tersebut terlihat jelas saat PSS Sleman menjamu Persipal FC pada pekan ke-23. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (4/4), tuan rumah tampil dominan dan mengakhiri laga dengan kemenangan telak 7-0.
Dalam pertandingan itu, Gustavo Tocantins menjadi sorotan utama setelah mencetak empat gol atau quatrick. Penampilan gemilangnya membuat lini pertahanan Persipal kesulitan sepanjang laga.
Tambahan empat gol tersebut membuat koleksi gol Tocantins musim ini mencapai 19 gol. Catatan itu menempatkannya sebagai salah satu top skor kompetisi, hanya terpaut dari striker Adhyaksa FC, Adilson, yang sudah mengoleksi 24 gol.
Bagi Tocantins, quatrick ini terasa spesial. Selain menjadi torehan gol terbanyaknya dalam satu pertandingan musim ini, ia juga berhasil menuntaskan rasa penasaran setelah sebelumnya gagal mencetak gol ke gawang Persipal pada pertemuan sebelumnya.
Menariknya, pemain berusia 20-an itu mengaku tidak memiliki motivasi khusus dalam laga tersebut. Baginya, keinginan mencetak gol selalu hadir di setiap pertandingan yang dijalani.
“Saya selalu punya motivasi besar untuk mencetak gol bagi PSS. Tapi saya tidak bisa melakukannya sendiri. Saya senang bermain dengan rekan setim karena mereka banyak membantu lewat umpan-umpan yang memudahkan saya,” ujar Tocantins dikutip dari ileague.id.
Ia juga menegaskan bahwa kemenangan besar ini tidak lepas dari kerja sama tim yang solid serta keberhasilan menjalankan instruksi pelatih. Menurutnya, semua pemain tampil disiplin sesuai arahan dari tim pelatih.
“Kami bermain sangat bagus karena bisa menjalankan instruksi dari Coach Ansyari Lubis dan Coach Pieter Huistra. Terima kasih karena kami bisa meraih kemenangan di depan pendukung sendiri,” tambahnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
