
Persebaya harus menjalani jadwal padat selama April, akan bermain dalam lima pertandingan. (Persebaya)
JawaPos.com–Jeda kompetisi sekitar tiga pekan ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim-tim Super League, termasuk Persebaya Surabaya. Hal itu karena waktu persiapan untuk menjalani laga pekan ke-26 cukup singkat.
Bagaimana tidak, jeda kompetisi bersamaan dengan momen Lebaran yang tentunya dimanfaatkan sebagian besar pemain untuk mudik berkumpul dengan keluarga. Selain itu, ada juga yang harus memenuhi panggilan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Persebaya pun juga harus memanfaatkan sebaik-baiknya waktu persiapan yang cukup singkat ini. Ada aspek yang terpaksa dikorbankan tim pelatih, yaitu evaluasi maksimal terhadap program latihan mandiri para pemain.
”Kami tidak punya banyak waktu untuk benar-benar mengevaluasi bagaimana para pemain menjalankan program latihan mereka selama jeda. Waktu yang kami miliki sangat terbatas karena hanya ada pekan ini dan pekan depan sebelum pertandingan melawan Persita,” tegas pelatih fisik Persebaya Shin Sang-gyu seperti dikutip dari laman resmi klub.
Dia menambahkan, untuk meningkatkan kebugaran dan juga kekompakan tim, latihan mandiri saja tidak cukup. Sehingga latihan tim benar-benar mutlak untuk diterapkan.
”Memang kami sudah memberikan program latihan individu selama libur. Tetapi tentu saja latihan individu berbeda dengan latihan tim,” ujar Shin Sang-gyu.
Baca Juga:Duet Mematikan Dony–Beckham di Era John Herdman! Harapan Baru Timnas Indonesia di Piala ASEAN 2026
Dalam waktu yang relatif singkat ini, Coach Shin akan memberi porsi latihan untuk meningkatkan kembali level kebugaran pemain pada pekan ini agar memenuhi standar untuk bertanding di akhir pekan mendatang.
”Karena itu, pada pekan ini kami langsung meningkatkan beban latihan cukup tinggi. Kami mencoba memaksimalkan waktu yang ada agar kondisi pemain bisa kembali mendekati level yang kami butuhkan untuk pertandingan,” ungkap Shin Sang-gyu.
Persebaya akan menjalani jadwal pertandingan yang padat setelah jeda kompetisi. Selama sebulan, Green Force harus menjalani lima pertandingan, dimana mereka tidak boleh terpeleset jika masih ingin bersaing menembus empat besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022