
Arema FC rilis jersey putih keempat dengan misi solidaritas. (Istimewa)
JawaPos.com–Di tengah jeda kompetisi BRI Super League 2025/26 untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri, Arema FC memilih tidak berdiam diri. Klub berjuluk Singo Edan itu menghadirkan langkah baru yang sarat makna dengan meluncurkan jersey keempat untuk digunakan hingga akhir musim.
Berbeda dari sekadar peluncuran apparel biasa, jersey ini hadir dengan balutan warna putih yang dipadukan aksen abu-abu tipis. Desain tersebut memberikan kesan sederhana namun elegan, sekaligus mencerminkan harapan baru bagi tim yang saat ini menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin.
Menariknya, jersey keempat ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, melainkan juga akan digunakan sebagai pengganti seragam tandang dalam sisa kompetisi musim ini. Namun di balik keputusan tersebut, tersimpan pesan yang jauh lebih dalam daripada sekadar kebutuhan teknis di lapangan.
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup Jadi Ajang yang Diikuti Timnas Indonesia usai FIFA Series dan Piala AFF 2026
Manajemen Arema FC menegaskan bahwa peluncuran jersey ini membawa misi sosial yang kuat. Klub ingin menjadikan momen ini sebagai simbol kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab moral terhadap sesama, khususnya bagi keluarga korban yang selama ini menjadi perhatian bersama.
Manager Store Arema FC Tjiptadi Purnomo menjelaskan, jersey keempat ini dirancang bukan hanya untuk memperkuat identitas tim. Tapi juga sebagai bentuk nyata solidaritas antara klub dan Aremania.
”Jersey keempat ini bukan hanya tentang tampilan baru di lapangan, tetapi juga tentang kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin menjadikannya simbol bahwa Arema FC dan Aremania selalu berdiri bersama dalam kondisi apa pun,” ujar Tjiptadi dikutip dari ileague.id.
Komitmen tersebut tidak berhenti pada kata-kata. Arema FC memastikan bahwa seluruh keuntungan bersih dari penjualan jersey ini akan disalurkan kepada keluarga korban secara merata dan berkelanjutan setiap bulan.
Langkah ini menjadi bentuk tanggung jawab moral klub yang diwujudkan secara konkret. Dengan sistem penyaluran rutin, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak jangka panjang dan benar-benar dirasakan oleh para penerima.
”Seluruh keuntungan bersih akan kami dedikasikan untuk keluarga korban. Ini adalah bentuk solidaritas dan komitmen kami agar bantuan bisa terus berjalan,” tambah Tjiptadi Purnomo.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
