
Dolvi Theofilus Solossa usia mencetak gol di Antalya Junior World Cup 2025. (Instagram Papua Football Academy)
JawaPos.com - Dolvi adalah keponakan dari legenda timnas Indonesia, Boaz Solossa. Dia anak dari mantan gelandang timnas, Ortizan Solossa. Bakat besarnya terasa dan terus berkembang di Papua Football Academy (PFA)
Kabar membanggakan kembali datang dari tanah Papua. Dolvi Theofilus Solossa, siswa Papua Football Academy (PFA) angkatan kedua kelahiran 2010, resmi dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) tim Indonesia U-17 di Jakarta. Penyerang kelahiran 15 November 2010 itu menyusul tiga kakak angkatannya yang sudah bergabung sejak Februari lalu, Peres, Yohanes, dan Marthquin.
Pemanggilan ini menjadi bagian dari persiapan skuad Garuda Muda menuju turnamen bergengsi Piala Asia dan Piala AFF U-17 2026.
Nama Dolvi mencuat setelah serangkaian penampilan impresifnya bersama PFA, termasuk pengalaman berharganya mengikuti program Elite Camp di Austria beberapa waktu lalu. Bersama dua rekannya, Jupri Kogoya dan Yance Glen Imbiri, Dolvi menjalani latihan intensif di tiga klub Austria, yakni FK Austria Wien (Bundesliga 1), FAC Wien, dan First Vienna FC (keduanya Bundesliga 2) pada 12 Februari hingga 9 Maret 2026.
Baca Juga:KONI Pusat Laporkan Persiapan PON Nusa Tenggara 2028 ke Menpora, Jakarta Dipilih Jadi Kota Penyangga
Program ini merupakan inisiatif PFA yang didukung penuh oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk membentuk mental kompetitif dan meningkatkan jam terbang internasional para pemain muda Papua.
Sebelumnya, program Elite Camp PFA juga sukses mengantarkan tiga pemain angkatan pertama, yakni Yulius Pigai, Samuel Cundrad, dan Peres Tjoe. Yulius dan Peres kini tergabung dalam skuad Garuda United, sedangkan Cundrad tergabung di Persija Jakarta U-18 yang berkompetisi di Elite Pro Academy (EPA) U-18. Hal ini menegaskan bahwa PFA adalah salah satu pabrik talenta muda yang sangat serius dalam menggembleng bakat-bakat hebat tanah Papua.
Claus Wamafma, Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, mengungkapkan rasa bangganya atas pemanggilan Dolvi ke seleksi Timnas U-17.
“Yang pasti ini kebanggaan untuk kami, bukan hanya PFA, akademi sepak bola yang diinisiasi PT Freeport Indonesia, yang baru berusia kurang lebih 3 tahun, tetapi juga suatu kebanggaan untuk Papua, untuk kami semua, melihat Dolvi bisa terpilih sebagai pemain yang mengikuti TC bersama Timnas U-17,” ungkapnya.
Ia berharap agar Dolvi bisa melewati rangkaian seleksi dengan baik hingga terpilih sebagai pemain yang membela skuad Garuda Muda.
“Tentu kami berharap agar Dolvi bisa melewati seleksi ini dengan baik dan bisa membela Timnas Indonesia. Karena pada intinya, tujuan pembinaan adalah bisa mengantarkan para pemain untuk bisa membela tim nasional, yang juga merupakan mimpi dari seluruh anak Indonesia, termasuk di Papua untuk bisa bermain membela negara raya,” tutup Pak Claus, sapaan akrab Claus Wamafma.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
