Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Maret 2026, 23.24 WIB

Trah Solossa Kembali Hiasi Skuad Timnas Indonesia! Dolvi Theofilus Solossa Dipanggil Ikut Pemusatan Latihan Tim U-17

Dolvi Theofilus Solossa usia mencetak gol di Antalya Junior World Cup 2025. (Instagram Papua Football Academy) - Image

Dolvi Theofilus Solossa usia mencetak gol di Antalya Junior World Cup 2025. (Instagram Papua Football Academy)

JawaPos.com - Dolvi adalah keponakan dari legenda timnas Indonesia, Boaz Solossa. Dia anak dari mantan gelandang timnas, Ortizan Solossa. Bakat besarnya terasa dan terus berkembang di Papua Football Academy (PFA)

Kabar membanggakan kembali datang dari tanah Papua. Dolvi Theofilus Solossa, siswa Papua Football Academy (PFA) angkatan kedua kelahiran 2010, resmi dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) tim Indonesia U-17 di Jakarta. Penyerang kelahiran 15 November 2010 itu menyusul tiga kakak angkatannya yang sudah bergabung sejak Februari lalu, Peres, Yohanes, dan Marthquin.

Pemanggilan ini menjadi bagian dari persiapan skuad Garuda Muda menuju turnamen bergengsi Piala Asia dan Piala AFF U-17 2026.

Nama Dolvi mencuat setelah serangkaian penampilan impresifnya bersama PFA, termasuk pengalaman berharganya mengikuti program Elite Camp di Austria beberapa waktu lalu. Bersama dua rekannya, Jupri Kogoya dan Yance Glen Imbiri, Dolvi menjalani latihan intensif di tiga klub Austria, yakni FK Austria Wien (Bundesliga 1), FAC Wien, dan First Vienna FC (keduanya Bundesliga 2) pada 12 Februari hingga 9 Maret 2026.

Program ini merupakan inisiatif PFA yang didukung penuh oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk membentuk mental kompetitif dan meningkatkan jam terbang internasional para pemain muda Papua.

Sebelumnya, program Elite Camp PFA juga sukses mengantarkan tiga pemain angkatan pertama, yakni Yulius Pigai, Samuel Cundrad, dan Peres Tjoe. Yulius dan Peres kini tergabung dalam skuad Garuda United, sedangkan Cundrad tergabung di Persija Jakarta U-18 yang berkompetisi di Elite Pro Academy (EPA) U-18. Hal ini menegaskan bahwa PFA adalah salah satu pabrik talenta muda yang sangat serius dalam menggembleng bakat-bakat hebat tanah Papua.

Claus Wamafma, Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, mengungkapkan rasa bangganya atas pemanggilan Dolvi ke seleksi Timnas U-17.

“Yang pasti ini kebanggaan untuk kami, bukan hanya PFA, akademi sepak bola yang diinisiasi PT Freeport Indonesia, yang baru berusia kurang lebih 3 tahun, tetapi juga suatu kebanggaan untuk Papua, untuk kami semua, melihat Dolvi bisa terpilih sebagai pemain yang mengikuti TC bersama Timnas U-17,” ungkapnya.

Ia berharap agar Dolvi bisa melewati rangkaian seleksi dengan baik hingga terpilih sebagai pemain yang membela skuad Garuda Muda.

“Tentu kami berharap agar Dolvi bisa melewati seleksi ini dengan baik dan bisa membela Timnas Indonesia. Karena pada intinya, tujuan pembinaan adalah bisa mengantarkan para pemain untuk bisa membela tim nasional, yang juga merupakan mimpi dari seluruh anak Indonesia, termasuk di Papua untuk bisa bermain membela negara raya,” tutup Pak Claus, sapaan akrab Claus Wamafma.

Sementara itu, Jan Jay Adii, Manager Sport Management & Community Affair PT Freeport Indonesia, mengungkapkan agar hal ini bisa menjadi motivasi bagi adik-adik angkatan Dolvi di akademi.

“Bagi kami ini adalah sebuah pencapaian, khususnya untuk PFA, bisa kembali menyumbangkan pemainnya untuk seleksi tim nasional. Harapan kami, hal ini bisa menjadi motivasi bagi adik-adiknya di akademi,” ungkap Jan Jay. 


Prestasi Individu Dolvi Bersama Papua Football Academy

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore