
Pelanggaran suporter Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo yang berujung sanksi denda Komdis PSSI. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan di kompetisi Super League 2025/2026. Bukan karena kemenangan besar atau transfer pemain mahal, melainkan akumulasi denda suporter yang tembus Rp 590 juta sepanjang musim ini.
Jumlah tersebut membuat Persebaya Surabaya menjadi klub dengan total denda terbesar dibanding tim lain di Super League 2025/2026.
Fakta itu memicu diskusi panjang di kalangan suporter Green Force mengenai pentingnya menjaga sikap di stadion.
Situasi ini muncul di tengah performa Persebaya Surabaya yang tidak sepenuhnya stabil pada putaran kedua musim ini.
Dalam lima pertandingan terakhir, tim asal Kota Pahlawan itu mencatat tiga kekalahan, satu hasil imbang, dan satu kemenangan.
Rangkaian hasil tersebut dimulai pada pekan ke-21 saat Persebaya Surabaya kalah 1-2 dari Bhayangkara FC pada 14 Februari 2026.
Kekalahan kembali terjadi di pekan berikutnya ketika Persijap Jepara menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 pada 21 Februari 2026.
Green Force sempat bangkit ketika menjamu PSM Makassar pada 25 Februari 2026. Persebaya Surabaya meraih kemenangan tipis 1-0 yang sempat memberi angin segar bagi tim dan suporter.
Namun momentum itu tidak sepenuhnya berlanjut dalam laga berikutnya. Saat menghadapi Persib Bandung pada 2 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, pertandingan berakhir imbang 2-2.
Laga tersebut justru menjadi awal munculnya sanksi disiplin dari Komite Disiplin PSSI. Insiden penyalaan petasan dan kembang api oleh suporter di tribun utara menjadi perhatian serius pengawas pertandingan.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
