
Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara jadi salah satu stadion yang akan jadi venue tuan rumah ASEAN U-19 Championship 2026. (PSSI)
JawaPos.com — Keputusan besar diambil PSSI jelang agenda sepak bola internasional tahun depan. Provinsi Sumatera Utara resmi dipercaya menjadi tuan rumah ASEAN U-19 Championship 2026 yang akan digelar pada 1–14 Juni 2026.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan penunjukan ini bukan sekadar soal lokasi pertandingan.
Ada misi besar di balik keputusan tersebut, yakni mendorong pemerataan event sepak bola internasional di berbagai daerah Indonesia.
Baca Juga:4 Klub Jawa Timur Terpuruk! Persebaya Surabaya Jadi Satu-satunya Harapan di Super League 2025/2026
Langkah ini menjadi bagian dari visi PSSI agar perkembangan sepak bola nasional tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.
Atmosfer pertandingan internasional diharapkan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di lebih banyak wilayah Tanah Air.
“Sepak bola adalah milik seluruh masyarakat Indonesia. Kami ingin memberikan kesempatan bagi berbagai daerah untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan event internasional. Sumatera Utara menunjukkan kesiapan dan dukungan yang baik,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Penunjukan tersebut tertuang dalam surat resmi PSSI bernomor 1057/UDN/623/III-2026.
Surat itu ditujukan langsung kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution sebagai bentuk koordinasi penyelenggaraan.
Bagi PSSI, Sumatera Utara bukan daerah yang asing dalam penyelenggaraan turnamen internasional. Provinsi ini sebelumnya sukses menggelar Piala Kemerdekaan 2025 yang menghadirkan beberapa negara peserta.
Turnamen tersebut diikuti oleh tim U-17 dari Indonesia, Tajikistan, Mali, dan Uzbekistan. Ajang itu juga menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA U-17 World Cup 2025 di Qatar.
Keberhasilan tersebut menjadi referensi penting bagi PSSI dalam menentukan tuan rumah turnamen berikutnya. Selain faktor fasilitas, antusiasme masyarakat juga menjadi salah satu pertimbangan utama.
“Keberhasilan sebelumnya menjadi referensi penting. Kami melihat adanya kesiapan dari sisi fasilitas dan dukungan masyarakat,” kata Erick.
