Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Maret 2026, 00.55 WIB

Duel Sengit Pekan ke-25 BRI Super League, PSIM Jogjakarta Tak Mau Remehkan Motivasi Tinggi Persijap

Pemain PSIM Jogjakarta Fahreza Sudin (kanan). (Istimewa) - Image

Pemain PSIM Jogjakarta Fahreza Sudin (kanan). (Istimewa)

 

JawaPos.com–Laga menarik akan tersaji pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 saat PSIM Jogjakarta menjamu Persijap Jepara di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3) malam. Pertandingan ini dijadwalkan kick off pukul 20.30 WIB dan diprediksi berlangsung sengit meski kedua tim berada dalam situasi klasemen yang berbeda.

Saat ini PSIM berada di posisi ke-8 klasemen sementara super league dengan koleksi 37 poin dari 24 pertandingan. Laskar Mataram berpeluang naik satu tingkat ke peringkat tujuh apabila berhasil mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

Di sisi lain, Persijap datang dengan misi penting untuk menjauh dari zona degradasi. Tim asal Jepara tersebut masih berada di peringkat ke-15 klasemen super league dengan 20 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Mereka hanya satu tingkat di atas zona merah. Kondisi ini membuat Persijap dipastikan tampil dengan motivasi tinggi.

Situasi tersebut membuat PSIM tidak ingin meremehkan lawannya. Meski secara posisi lebih unggul, tim tuan rumah menyadari Persijap tengah menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa pertandingan terakhir.

Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel menilai perubahan di skuad Persijap patut diwaspadai. Kehadiran sejumlah pemain baru di putaran kedua membuat permainan tim tamu semakin kompetitif.

”Kami kehilangan satu pemain karena kartu merah. Sedangkan Persijap membawa sekitar 10 pemain baru yang cukup berkualitas, termasuk dari Liga India dan Spanyol. Dalam tiga pertandingan terakhir mereka mampu mendapat lima poin. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” ujar Van Gastel dikutip dari ileague.id.

PSIM akan tampil tanpa Fahreza Sudin yang harus absen akibat kartu merah pada laga sebelumnya. Sementara Persijap juga kehilangan dua pemain penting, yakni Jose Luis Espinosa Arroyo dan Wahyudi Hamisi.

Meski demikian, kondisi ini tidak mengurangi potensi sengitnya pertandingan. Kedua tim sama-sama harus melakukan penyesuaian komposisi pemain untuk menjaga keseimbangan permainan.

PSIM juga datang dengan rasa penasaran setelah performanya belum sepenuhnya stabil. Dari lima pertandingan terakhir, Laskar Mataram hanya meraih satu kemenangan dan empat hasil imbang.

Satu-satunya kemenangan itu diraih pada pekan ke-23 ketika PSIM menaklukkan PSBS Biak dengan skor 4-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Hasil tersebut sempat meningkatkan kepercayaan diri tim sebelum kembali bermain imbang pada laga berikutnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore